Kakanwil Kemenag Sumsel Tanam Pohon di MAN 1 OKU, Ekoteologi Jadi Aksi Nyata Jaga Bumi

by
by
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menanam bibit pohon di lingkungan MAN 1 OKU, Minggu (8/2/2026), sebagai wujud komitmen gerakan Ekoteologi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menanam bibit pohon di lingkungan MAN 1 OKU, Minggu (8/2/2026), sebagai wujud komitmen gerakan Ekoteologi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

BATURAJA, BAYANAKA.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, memimpin langsung aksi penanaman pohon di lingkungan MAN 1 Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kanwil Kemenag Sumsel dalam memperkuat peran agama sebagai landasan moral dan spiritual dalam pelestarian lingkungan melalui gerakan Ekoteologi.

Aksi penghijauan tersebut diikuti oleh berbagai unsur di lingkungan Kemenag. Syafitri Irwan didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Taufiq, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten OKU Muhammad Ali, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumsel, keluarga besar MAN 1 OKU, serta para Kepala KUA se-Kabupaten OKU.

Dalam sambutannya, Syafitri Irwan menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari visi besar Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mengintegrasikan ajaran agama dengan aksi nyata pelestarian alam.

BACA JUGA:  Kakanwil Kemenag Sumsel Lantik 14 Kepala KUA, Tekankan Peran Tekan Angka Perceraian

Menurutnya, krisis lingkungan yang terjadi saat ini membutuhkan pendekatan komprehensif, termasuk pendekatan spiritual yang menyentuh kesadaran umat.

“Menteri Agama berpesan bahwa melalui ekoteologi, kita dapat menjaga bumi sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan. Penjagaan alam adalah bagian dari keimanan dan merupakan kewajiban agama,” tegas Syafitri Irwan di hadapan para peserta kegiatan.

Ia menambahkan, madrasah memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda.

Oleh karena itu, gerakan ekoteologi harus dimulai dari lingkungan pendidikan agar nilai-nilai cinta lingkungan tertanam sejak dini dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Badan Musyawarah DPRD Muba Bahas dan Tetapkan Rencana Kerja Tahun 2026

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kemenag OKU Muhammad Ali menjelaskan bahwa program ekoteologi di wilayahnya dirancang untuk mengubah perilaku masyarakat melalui pendekatan spiritual.

Program ini menyasar pesantren, madrasah, hingga rumah ibadah dengan berbagai aksi konkret, seperti gerakan menanam pohon, pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta edukasi lingkungan berkelanjutan.

“Inovasi ini tidak hanya menyentuh aspek fisik lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran batin masyarakat bahwa menjaga alam adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujar Ali.

Salah satu program unik yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah inovasi “Catin Betua” (Calon Pengantin Bersatu Menanam Pohon).

BACA JUGA:  Tujuh Hari Tenggelam, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Ogan

Melalui program ini, setiap pasangan calon pengantin yang mendaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) diwajibkan menanam satu pohon di lingkungan Kemenag, baik di kantor Kemenag, KUA, maupun madrasah.

“Pohon yang ditanam oleh para calon pengantin ini akan dirawat bersama oleh seluruh pegawai. Harapannya, pohon tersebut membawa keberkahan, menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, serta membantu mencegah banjir dan erosi, terutama saat musim penghujan,” jelas Muhammad Ali.

Ia menambahkan bahwa gerakan penghijauan ini juga merupakan kontribusi nyata Kemenag OKU dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada aspek ketahanan dan keberlanjutan lingkungan nasional.

“Semoga gerakan Ekoteologi Kemenag ini selalu dirahmati Allah SWT. Pohon-pohon yang kita tanam hari ini, dua hingga tiga tahun ke depan akan memberikan manfaat besar bagi generasi muda kita,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Menyentuh Hati! Pesan Kakanwil Kemenag di Masjid Agung Palembang: Ramadan Bisa Ubah Hidup Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *