BAYANAKA.CO – Setelah tujuh hari dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam atas nama M. Hafiz Riski (7) pada Kamis, 1 Januari 2026.
Bocah asal Talang Jambe, Palembang, tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Komering.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan korban tersebut.
“Benar, korban sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Raymond.
Kantor SAR Palembang selaku koordinator dalam pelaksanaan Operasi SAR membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU), yakni SRU 1 dan SRU 2.
Kedua tim ini melakukan pencarian dengan cara menyisir sisi kanan dan kiri aliran Sungai Komering menggunakan perahu karet milik Basarnas serta perahu milik masyarakat.
Selain penyisiran, tim juga aktif menyebarkan informasi kepada warga yang tinggal di sepanjang pesisir sungai guna memperluas jangkauan pencarian.
Berbagai upaya maksimal telah dilakukan selama tujuh hari operasi. Hingga akhirnya, pada pencarian hari ketujuh sekitar pukul 09.30 WIB, korban ditemukan mengapung di Sungai Ogan dalam kondisi meninggal dunia.
Lokasi penemuan berada di Desa Talang Balai Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, dengan jarak sekitar 24 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Raymond menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melakukan aktivitas di sungai. Warga tersebut kemudian segera menginformasikan temuan itu kepada Tim SAR Gabungan.
“Berdasarkan laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi,” jelasnya.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja untuk dilakukan pemeriksaan awal, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Proses evakuasi berjalan lancar dengan pengawalan ketat dari unsur SAR dan aparat setempat.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, perangkat desa, hingga masyarakat,” tutup Raymond.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang sedang berlibur ke rumah neneknya di **Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)**, pergi mandi di Sungai Komering bersama sang nenek dan tiga orang saudaranya.





