BANYUASIN, BAYANAKA.CO – Penemuan mayat pria lanjut usia menggegerkan warga Simpang Meritai, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (28/02/2026) pagi sekitar pukul 09.20 WIB.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi ditutupi karung di pematang sawah dan sempat membuat warga sekitar panik.
Kapolsek Rambutan, Iptu Harmoko, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Awalnya, jasad korban tidak ditemukan identitas apa pun saat pertama kali dievakuasi dari lokasi kejadian.
Ditemukan Warga yang Curiga Ada Karung Besar
Penemuan mayat berawal ketika warga setempat mencurigai keberadaan sebuah karung besar yang tergeletak di pematang sawah.
Karena merasa tidak biasa, warga kemudian mendekat untuk memastikan isi karung tersebut.
Saat diperiksa, warga dikejutkan dengan temuan jasad seorang pria lansia di dalamnya. Warga pun langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Personel Polsek Rambutan yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pengamanan lokasi.
Identitas Korban Terungkap
Setelah dilakukan penyelidikan awal dan pengumpulan informasi di lapangan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi korban.
Korban diketahui bernama Saripto Imam Sejati (68), warga Lorong Sidomulyo 1, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang.
Menurut keterangan Kapolsek Rambutan, saat ditemukan korban mengenakan celana jeans warna biru tua dan kemeja batik warna biru tua.
“Korban saat ditemukan menggunakan celana jeans biru tua serta batik warna biru tua,” ujar Iptu Harmoko.
Identitas korban semakin kuat setelah dilakukan pencocokan data orang hilang yang sebelumnya dilaporkan keluarga.
Dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang
Setelah proses olah TKP selesai, jasad korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Sekitar pukul 11.00 WIB, anak korban datang ke rumah sakit untuk memastikan identitas jasad tersebut.
Dari hasil identifikasi keluarga, korban dipastikan merupakan ayahnya yang telah dilaporkan tidak pulang ke rumah selama empat hari terakhir.
“Anak korban memastikan bahwa jasad tersebut adalah ayahnya. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sudah empat hari tidak pulang ke rumah,” tambah Harmoko.
Polisi Selidiki Motif dan Penyebab Kematian
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan penyebab kematian korban.
Posisi jasad yang ditemukan mengapung di tepian sawah serta ditutupi karung memunculkan dugaan adanya unsur tindak pidana.
“Belum diketahui pasti motif atas kejadian tersebut. Saat ditemukan, posisi mayat mengapung di area tepian sawah,” tegas Harmoko.





