Dalam konteks pembangunan daerah, stabilitas sosial dan kerukunan umat menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai Pembimas Katolik yang baru, Sutrisno diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan umat melalui program-program yang inklusif dan adaptif terhadap dinamika sosial.
Ia juga diharapkan dapat membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh agama lintas denominasi serta pemerintah daerah.
Kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan selama ini dikenal cukup kondusif. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, mengingat perkembangan teknologi informasi yang kerap memicu polarisasi di tengah masyarakat.
Di sinilah peran Pembimas menjadi sangat penting sebagai penyejuk dan pengarah.
Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Tokoh
Acara pelantikan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, di antaranya Kabag Tata Usaha Taufiq, para Kepala Bidang dan Pembimas, serta Kakankemenag Kota Palembang, Muflikhul Hasan.
Hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil, Emilia Syafitri Irwan beserta jajaran pengurus, serta Ketua Tim Kerja pada Bagian Tata Usaha.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di bidang Bimbingan Masyarakat Katolik.
Sinergi antarbidang diharapkan semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Harapan untuk Pelayanan yang Lebih Berkualitas
Dengan resmi dilantiknya Sutrisno, masyarakat Katolik di Sumatera Selatan menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.
Pembinaan yang terarah, program yang inovatif, serta pendekatan yang moderat menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.
Pelantikan Sutrisno Pembimas Katolik Sumsel juga diharapkan mampu memperkokoh toleransi yang selama ini telah terjaga dengan baik di Bumi Sriwijaya.
Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan beragama yang damai dan harmonis.
Ke depan, tantangan semakin kompleks, namun dengan kepemimpinan yang visioner dan integritas yang kuat, peran Pembimas Katolik diyakini akan semakin strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Sumatera Selatan.





