IRT di Lahat Dimutilasi, Potongan Tubuh Ditemukan dalam Karung Plastik dan Ditanam di Kebun

by
IRT di Lahat Dimutilasi, Potongan Tubuh Ditemukan dalam Karung Plastik dan Ditanam di Kebun
IRT di Lahat Dimutilasi, Potongan Tubuh Ditemukan dalam Karung Plastik dan Ditanam di Kebun

LAHAT, BAYANAKA.CO – Dugaan pembunuhan disertai mutilasi terjadi di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena tingkat kekerasan yang tinggi serta dampaknya terhadap rasa aman masyarakat.

Saat ini, Ditreskrimum Polda Sumsel memback-up penuh penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Lahat.

Tim gabungan fokus mengumpulkan alat bukti, mendalami keterangan saksi, serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang identitasnya telah mulai dikantongi.

BACA JUGA:  Tragis Orgen Malam di Ogan Komering Ilir: 1 Tewas Ditembak, Izin Hiburan Jadi Sorotan

Peristiwa tragis ini terungkap setelah keluarga korban berinisial SA (63), seorang ibu rumah tangga (IRT), merasa curiga karena korban tidak terlihat selama kurang lebih satu minggu.

Kecurigaan tersebut kemudian mengarah pada sebuah lokasi kebun milik korban yang ditemukan memiliki galian tanah mencurigakan.

Selanjutnya, keluarga bersama warga dan perangkat desa melakukan pengecekan di lokasi pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, warga menemukan tiga karung plastik yang ditanam di dalam lubang sedalam sekitar 1,5 meter.

BACA JUGA:  IRT di Gandus Palembang Dijambret hingga Terjatuh dari Motor, 12 Gram Kalung Emas Raib

Saat karung dibuka, warga mendapati potongan tubuh manusia yang diduga merupakan korban. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polres Lahat segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah korban.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi dan identifikasi oleh tim forensik.

Hingga saat ini, penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Haji Furoda Bodong, Polda Sumsel Tetapkan Owner Travel dan Anak Jadi Tersangka

Selain itu, tim juga mendalami motif serta kronologi kejadian guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pimpinan memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini dan memastikan penanganan dilakukan secara profesional.

“Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan secara maksimal, profesional, dan transparan. Tim gabungan saat ini terus bergerak untuk mengejar terduga pelaku dan mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tegasnya dalam rilis resmi Rabu 8 April 2026.

Selain itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama di media sosial, agar tidak mengganggu proses penyidikan.

BACA JUGA:  Kapolres Lahat Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Triwulan III Secara Virtual

Lebih lanjut, masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu percepatan pengungkapan kasus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *