BAYANAKA.CO – Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam sebuah operasi senyap di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Dalam operasi tersebut, petugas meringkus dua orang kurir narkoba beserta ribuan butir ekstasi dan ratusan cartridge vape yang mengandung zat berbahaya.
Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial TQ (20), warga Kota Palembang, dan PZ (26), warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Keduanya ditangkap saat membawa narkotika dalam jumlah besar menggunakan dua unit kendaraan roda empat.
Penyergapan dilakukan pada Senin (29/12/2025) sekitar subuh, setelah tim BNNP Sumsel melakukan pengintaian intensif berdasarkan informasi intelijen.
Petugas mencegat dua mobil yang melintas secara beriringan di ruas Jalan Lintas Sumatera. Mobil pertama, Toyota Innova Reborn, diduga sebagai kendaraan utama yang membawa barang haram, sementara Daihatsu Sigra berperan sebagai mobil pengawal untuk memastikan perjalanan aman dari pantauan aparat.
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumsel, Kombes Pol Basani R. Sagala, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari jaringan narkotika Purun–PALI yang telah lama menjadi target operasi.
“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 783 unit cartridge vape merek Yakuza yang mengandung zat Etomidate serta 9.679 butir ekstasi merek Kenzo,” ujar Basani saat konferensi pers, Sabtu (3/1/2026).
Lebih lanjut dijelaskan, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 1,9 liter liquid vape mengandung narkotika dan 3,4 kilogram ekstasi.
Jumlah tersebut dinilai sangat besar dan berpotensi merusak ribuan generasi muda apabila berhasil diedarkan.
Basani menegaskan bahwa modus peredaran narkoba kini semakin beragam dan mengikuti tren anak muda, salah satunya melalui liquid vape yang dicampur zat berbahaya.
Hal ini menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
“Pelaku memanfaatkan popularitas vape sebagai sarana penyamaran. Ini sangat berbahaya karena dampaknya bisa fatal dan sulit terdeteksi oleh masyarakat awam,” tegasnya.
Penangkapan dua kurir ini, lanjut Basani, merupakan bagian dari komitmen kuat BNN dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda pemberantasan narkoba secara menyeluruh hingga ke akar jaringan.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti berupa dua unit mobil, sejumlah telepon genggam, dan dokumen pendukung lainnya telah diamankan di Kantor BNNP Sumsel untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.





