BAYANAKA.CO – Persaingan di industri wearable semakin memanas. Setelah sukses besar dengan kacamata pintar Ray‑Ban Meta Glasses, kini Meta Platforms dikabarkan siap kembali ke pasar jam tangan pintar melalui proyek smartwatch terbaru dengan kode nama Malibu 2.
Menurut laporan dari The Information, Meta berencana meluncurkan smartwatch pertamanya pada tahun ini. Informasi ini berasal dari sumber internal yang mengetahui rencana pengembangan produk perusahaan tersebut.
Smartwatch Meta Malibu 2 disebut akan dilengkapi dengan berbagai fitur kesehatan serta asisten berbasis kecerdasan buatan Meta AI. Langkah ini menandai ambisi Meta untuk memperluas ekosistem perangkat wearable mereka.
Akan Jadi Pesaing Berat Apple, Samsung, dan Google
Jika benar dirilis, smartwatch Meta akan langsung bersaing dengan pemain besar di pasar wearable, seperti:
- Apple Watch dari Apple
- Samsung Galaxy Watch dari Samsung
- Google Pixel Watch dari Google
Ketiga perangkat tersebut saat ini mendominasi pasar smartwatch global dengan fitur kesehatan canggih, integrasi aplikasi, dan desain premium.
Meta diyakini akan membawa pendekatan berbeda, terutama dengan integrasi AI yang lebih mendalam.
Fitur Unggulan Smartwatch Meta Malibu 2
Berdasarkan bocoran yang beredar, berikut beberapa fitur yang kemungkinan hadir:
1. Fitur Kesehatan Lengkap
Smartwatch ini akan menawarkan:
- Pemantauan detak jantung
- Pelacakan aktivitas olahraga
- Analisis kesehatan harian
- Pemantauan kebugaran secara real-time
Fitur ini akan menjadikan Malibu 2 sebagai pesaing langsung Apple Watch.
2. Asisten Meta AI Terintegrasi
Fitur paling menarik adalah kehadiran Meta AI Assistant langsung di jam tangan.
Pengguna nantinya dapat:
- Memberi perintah suara
- Mendapatkan rekomendasi aktivitas
- Mengontrol perangkat Meta lainnya
Ini menjadi keunggulan unik dibanding kompetitor.
3. Integrasi Ekosistem Meta
Smartwatch ini kemungkinan akan terhubung langsung dengan:
- Kacamata pintar Meta
Hal ini menciptakan ekosistem wearable yang saling terhubung.
Proyek Ini Pernah Dibatalkan
Menariknya, proyek smartwatch ini sebenarnya bukan hal baru.
Meta sebelumnya sempat mengembangkan smartwatch, namun proyek tersebut dihentikan.
Keputusan untuk menghidupkan kembali proyek ini terjadi setelah pertemuan strategi yang diadakan di rumah CEO Meta, Mark Zuckerberg, di Hawaii pada akhir tahun lalu.
Dalam pertemuan itu, para eksekutif Meta merancang strategi jangka panjang untuk produk wearable.





