BAYANAKA.CO – Tahun 2026 menghadirkan banyak perangkat teknologi baru, mulai dari smartphone hingga perangkat wearable.
Kita sudah melihat kehadiran seri Samsung Galaxy S26, serta ponsel kelas menengah seperti Google Pixel 10a.
Dalam waktu dekat, pasar juga akan diramaikan oleh perangkat lain seperti Google Pixel 11 dan OnePlus 16.
Namun bagi sebagian pengguna teknologi, upgrade perangkat setiap tahun mulai terasa kurang menarik.
Performa yang hanya meningkat sekitar 10 persen dan peningkatan kamera yang tidak terlalu signifikan membuat banyak orang memilih mempertahankan perangkat lama mereka.
Di tengah tren tersebut, muncul satu perangkat wearable yang justru membuat banyak penggemar teknologi penasaran, yaitu Garmin Cirqa.
Smart band ini digadang-gadang menjadi pesaing serius bagi perangkat fitness tracker populer seperti Whoop Strap.
Dari Garmin Forerunner ke Era Smart Band Minimalis
Banyak pengguna setia Garmin saat ini masih menggunakan seri jam olahraga seperti Garmin Forerunner 745.
Jam tangan ini dikenal sebagai perangkat yang sangat akurat dalam memantau aktivitas kesehatan seperti langkah kaki, olahraga lari, kualitas tidur, detak jantung, hingga tingkat stres.
Namun seiring waktu, banyak pengguna mulai mengubah cara mereka memanfaatkan smartwatch.
Perangkat tersebut tidak lagi dipakai sebagai jam pintar penuh notifikasi, melainkan hanya sebagai alat pengumpul data kesehatan.
Fitur seperti Garmin Connect dan metrik kesehatan seperti Body Battery kini menjadi fokus utama bagi pengguna yang ingin memahami kondisi tubuh mereka secara lebih detail.
Masalahnya, smartwatch olahraga biasanya memiliki ukuran cukup besar sehingga kurang nyaman dipakai sepanjang hari, terutama saat tidur atau saat menghadiri acara formal.
Mengapa Smart Band Tanpa Layar Semakin Populer
Banyak pengguna kini mulai tertarik dengan konsep wearable tanpa layar. Ide utamanya adalah memberikan pengalaman pemantauan kesehatan tanpa gangguan notifikasi atau layar yang terus menyala.
Perangkat seperti Whoop Strap menjadi pionir dalam konsep ini. Smart band tersebut fokus sepenuhnya pada pengumpulan data kesehatan tanpa menampilkan layar di pergelangan tangan.
Namun ada dua kekurangan yang sering dikeluhkan pengguna:
1. Sistem langganan bulanan yang membuat biaya penggunaan menjadi mahal dalam jangka panjang.
2. Ekosistem tertutup, sehingga pengguna harus memulai kembali data kesehatan mereka dari awal.
Bagi pengguna setia Garmin, berpindah ke platform lain berarti kehilangan histori data bertahun-tahun di Garmin Connect.
Garmin Cirqa, Jawaban Garmin untuk Whoop
Di sinilah Garmin Cirqa menjadi sangat menarik. Berdasarkan bocoran dari beberapa situs regional Garmin, perangkat ini akan hadir dalam bentuk smart band tanpa layar.





