Samsung Galaxy S26 Naik Harga Rp1,5 Juta, Fitur AI Ternyata Mirip Google Pixel? Ini Fakta Lengkapnya!

by
by
Samsung Galaxy S26 resmi naik harga hingga Rp1,5 juta, hadir dengan fokus fitur AI seperti Now Nudge dan Call Screening yang disebut-sebut mirip dengan Google Pixel.
Samsung Galaxy S26 resmi naik harga hingga Rp1,5 juta, hadir dengan fokus fitur AI seperti Now Nudge dan Call Screening yang disebut-sebut mirip dengan Google Pixel.

BAYANAKA.CO – Saya berkesempatan menjajal langsung lini terbaru Samsung Galaxy S26 di San Francisco minggu ini.

Kesan pertama? Hampir tidak ada perubahan signifikan dari generasi sebelumnya.

Desainnya familiar, peningkatan hardware terasa minor, tetapi dua model dalam seri ini justru mengalami kenaikan harga hingga $100.

Awalnya saya berniat mengkritik Samsung karena kembali menghadirkan upgrade tahunan yang terasa minim.

BACA JUGA:  Bocoran Terbaru Samsung Galaxy Buds 4 Bikin Kaget, Siap Saingi AirPods Pro?

Namun setelah melihat presentasi fitur software barunya, saya menyadari ada sesuatu yang jauh lebih menarik: Samsung kini terlihat sangat terinspirasi oleh strategi Google pada lini Google Pixel.

Galaxy S26 Kini Diposisikan sebagai “AI Phone”

Dalam acara peluncurannya, Samsung berulang kali menyebut Galaxy S26 sebagai “AI Phone”. Ini jelas perubahan strategi branding besar-besaran.

Jika mengikuti sejarah, Google sudah lama menempatkan Pixel sebagai perangkat berbasis kecerdasan buatan sejak 2016.

Bahkan CEO Google, Sundar Pichai, pernah menyatakan bahwa Google adalah perusahaan “AI-first”. Artinya, pendekatan AI bukan sekadar tren baru, tetapi sudah menjadi DNA Pixel sejak awal.

BACA JUGA:  Power Bank Magnet Samsung Qi2 5000mAh untuk Galaxy S26 Resmi Dirilis, Bisa Wireless 15W dan Wired 25W

Samsung kini mencoba pendekatan serupa melalui Galaxy AI. Pertanyaannya: apakah ini inovasi atau sekadar mengikuti jejak Pixel?

Now Nudge vs Magic Cue: Terlalu Mirip?

Salah satu fitur utama Galaxy S26 adalah Now Nudge. Konsepnya: AI membaca konteks percakapan dan kalender, lalu memberikan rekomendasi otomatis.

Jika terdengar familiar, itu karena konsep ini identik dengan Magic Cue yang hadir di seri Pixel tahun lalu. Misalnya:

  • Saat teman mengajak makan malam, ponsel otomatis menyarankan jadwal kosong.
  • Saat membahas foto liburan, AI langsung menampilkan tautan galeri relevan.

Di Galaxy S26, demo yang ditampilkan hampir identik dengan pengalaman Pixel sebelumnya. Perbedaannya hanya pada nama fitur.

BACA JUGA:  Bocoran Vivo X300 Ultra: Kamera 200MP Sensor Sony LYTIA 901 + Zoom Optik 17x, Siap Kalahkan Flagship Lain

Screenshots AI: Galaxy Ikut Jejak Pixel

Fitur lain yang terasa sangat “Pixel” adalah pengelolaan screenshot berbasis AI. Pada Pixel, aplikasi Screenshots terpisah dari Google Photos dan dapat mengenali konteks gambar untuk pencarian otomatis.

Galaxy S26 kini menghadirkan fitur serupa di aplikasi Gallery. AI akan:

  • Mendeteksi isi screenshot
  • Mengizinkan pencarian berdasarkan kata kunci
  • Mengelompokkan konten secara otomatis

Namun ada kekurangan: Samsung tidak memisahkan screenshot dari galeri utama seperti di Pixel. Bagi sebagian pengguna, ini membuat manajemen file kurang rapi.

BACA JUGA:  iPhone Fold 2026: Bocoran Fitur Multitasking Baru Apple, Bisa Buka 2 Aplikasi Sekaligus di Layar Lipat

Call Screening dan Photo Assist

Samsung juga menghadirkan Call Screening, fitur yang sebelumnya identik dengan Pixel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *