Namun menurutnya, langkah pemerintah daerah yang terus melakukan perbaikan menunjukkan adanya perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Artinya, setiap ada kerusakan jalan selalu ada upaya perbaikan, bukan pembiaran,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pemerintah daerah belum dapat menyelesaikan seluruh pembangunan infrastruktur secara bersamaan.
Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang membuat pembangunan dilakukan secara bertahap.
“Kami mohon maaf karena tidak bisa menyelesaikan semuanya dalam waktu bersamaan. Namun kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan, terutama pada jalan poros yang menjadi prioritas,” kata Muchendi.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Supriyanto, Kecamatan Mesuji Makmur menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian besar dalam program pembangunan.
Beberapa ruas jalan telah dilakukan pengecoran beton, sementara ruas lainnya diperbaiki melalui pengerasan agregat.
Menurut Muchendi, pembangunan jalan dengan cor beton memang menjadi solusi terbaik untuk jangka panjang. Namun biaya konstruksinya cukup besar sehingga pemerintah harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Idealnya memang cor beton semua, tetapi biayanya cukup tinggi. Sementara wilayah lain juga membutuhkan pembangunan,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Bupati Muchendi juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia menekankan pentingnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Jaga kebersihan lingkungan dan rawat jalan yang sudah dibangun. Jika ada lubang kecil, sebaiknya segera ditambal agar tidak semakin besar dan menyebabkan kerusakan lebih parah,” katanya.
Tidak hanya pembangunan jalan, pemerintah daerah juga memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjamin.
Muchendi menegaskan bahwa saat ini seluruh warga Kabupaten OKI telah mendapatkan jaminan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
“Saat ini seluruh warga OKI sudah terjamin BPJS Kesehatan. Jika sakit, cukup menggunakan KTP untuk berobat di puskesmas atau dirujuk ke rumah sakit,” pungkasnya.
Dengan adanya pembangunan jalan dan peningkatan pelayanan kesehatan tersebut, pemerintah daerah berharap kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Mesuji Makmur dan wilayah lainnya di Kabupaten OKI dapat terus meningkat.





