BAYANAKA.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meninjau langsung peningkatan ruas Jalan Tanjung Api-Api–Sri Menanti di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1/2026).
Peninjauan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Gubernur ke Kabupaten Banyuasin guna memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Herman Deru memilih mengendarai sepeda motor menuju lokasi Jalan Desa Sri Menanti. Ia menempuh perjalanan sekitar satu jam dari Kota Palembang melewati sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman.
Langkah ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta merasakan akses yang dilalui masyarakat sehari-hari.
Setibanya di lokasi, Herman Deru menyampaikan bahwa peningkatan jalan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK).
Jalan Tanjung Api-Api–Sri Menanti dinilai sebagai jalur vital yang menghubungkan kawasan pertanian, permukiman, hingga kawasan industri dan pelabuhan di Kabupaten Banyuasin.
“Hari ini kita meninjau jalan Sri Menanti yang merupakan bantuan Gubernur Sumsel sebagai akses masyarakat, industri dan pelabuhan untuk menyeberang ke Desa Muara Telang,” ujar Herman Deru di sela-sela peninjauan.
Perbaikan jalan ini dilaksanakan melalui Kegiatan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaannya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Berdasarkan data teknis proyek, peningkatan ruas Jalan Tanjung Api-Api–Sri Menanti memiliki nilai kontrak sebesar Rp7.286.983.500.
Gubernur berharap peningkatan kualitas jalan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan kelancaran lalu lintas. Menurutnya, akses yang baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian dan memudahkan mobilitas warga.
“Sekarang jalan ini sudah bagus ke arah Pelabuhan Desa Sri Menanti. Warga jadi lebih mudah kalau mau menyeberang menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Leanpuri sebagai transportasi masyarakat Banyuasin,” ungkapnya.
Selain meninjau kondisi fisik jalan, Herman Deru juga mengecek progres pekerjaan di lapangan untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa kualitas infrastruktur harus menjadi prioritas agar usia manfaat jalan bisa lebih panjang dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.





