MUBA, BAYANAKA.CO – Insiden kecelakaan perairan kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Sebuah kapal tugboat, TB Bojoma 3003, dilaporkan menyerempet tiang pancang Jembatan Lalan pada Jumat pagi sekitar pukul 07.40 WIB, yang mengakibatkan salah satu tiang penyangga jembatan roboh dan tenggelam ke dasar sungai.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat setempat, mengingat Jembatan Lalan merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan wilayah-wilayah di Kecamatan Lalan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jembatan dan aktivitas pelayaran di sungai tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat TB Bojoma 3003 melaju tanpa muatan dari arah hilir menuju ke arah ulu Sungai Lalan.
Saat melintas di bawah Jembatan Lalan, kapal diduga kehilangan kendali atau bergerak terlalu menepi ke sisi sungai, sehingga menabrak bagian tiang pancang jembatan dengan benturan keras.
Akibat benturan tersebut, tiang penyangga jembatan tidak mampu menahan tekanan dan akhirnya roboh, lalu tenggelam ke dasar sungai.
Puing-puing tiang yang jatuh ke perairan dikhawatirkan dapat mengganggu arus lalu lintas sungai serta membahayakan kapal lain yang melintas di jalur tersebut.
Langkah Tegas Pemerintah Setempat
Merespons cepat kejadian ini, Pemerintah Kecamatan Lalan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk penanganan dan investigasi lebih lanjut.
Camat Lalan, Jami’an, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan insiden tersebut secara resmi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, Polairud, serta Kapolsek Lalan.
“Laporan sudah kami sampaikan agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar Jami’an.
Selain itu, pemerintah setempat juga meminta KSOP untuk menahan TB Bojoma 3003 dan menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus untuk memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Saat ini, TB Bojoma 3003 masih dalam kondisi disandera atau diamankan di pinggir sungai arah P.7, sambil menunggu proses pemeriksaan dan keputusan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Tidak Ada Korban Jiwa, Evaluasi Jembatan Dilakukan
Beruntung, dalam insiden kecelakaan perairan tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, baik dari awak kapal maupun masyarakat sekitar. Namun demikian, kerusakan pada struktur jembatan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.





