Tangki Penampungan BBM di Banyuasin Terbakar dan Meledak, 4 Pekerja Alami Luka Bakar Serius ⠀

by
Tangki Penampungan BBM di Banyuasin Terbakar dan Meledak, 4 Pekerja Alami Luka Serius ⠀
Tangki Penampungan BBM di Banyuasin Terbakar dan Meledak, 4 Pekerja Alami Luka Serius ⠀

BANYUASIN, BAYANAKA.CO – Tangki penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Cakra Indo Pratama (CIP) terbakar dan meledak yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar serius.

Jajaran Polres Banyuasin bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran dan ledakan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 28 April 2026, sekira pukul 15.00 WIB di area operasional PT CIP di Kabupaten Banyuasin.

Ledakan yang berasal dari tangki penampungan BBM memicu kobaran api dan menyebabkan korban mengalami luka bakar berat.

BACA JUGA:  Polisi Tembak Pelaku Begal, Curanmor di Palembang, Pernah Beraksi Bersama Istri

Korban yang terdampak terdiri dari tiga karyawan PT CIP berinisial AL (62), MR (26), dan AH (23), serta satu orang kernet truk dari PT Keysya Jaya Energi berinisial R. Seluruh korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.

Unit II Sat Reskrim Polres Banyuasin langsung melakukan pengecekan ke lokasi, mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan olah TKP awal guna mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, ledakan diawali dengan suara dentuman keras dari arah tangki penampungan BBM.

Saksi F yang merupakan petugas keselamatan kerja (K3) berada di pos jaga saat kejadian, sementara saksi lainnya berada di sekitar lokasi sebelum melihat kobaran api muncul dari titik ledakan.

BACA JUGA:  ‎Pelaku yang Jambak-Banting Wanita di Parkiran Salon Ditangkap, Ternyata Honor Perawat di RS Terkenal

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa ini secara menyeluruh.

“Personel kami telah melakukan olah TKP dan saat ini sedang menyusun administrasi penyelidikan serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami akan mengusut tuntas penyebab kejadian ini, termasuk aspek teknis dan kelalaian apabila ditemukan,” tegas AKBP Risnan.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa penyelidikan juga akan mencakup pemeriksaan terhadap aspek legalitas operasional perusahaan, termasuk perizinan serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi penuh terhadap penanganan kasus ini.

BACA JUGA:  Dana Darah Dibeli Mobil Mewah, Mantan Wawako Palembang Dituntut 8,5 Tahun Penjara

“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Polda Sumatera Selatan akan terus memantau perkembangan penyelidikan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk menjaga keutuhan TKP dan mendukung proses penyelidikan. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan komprehensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *