Menurutnya, Operasi Pekat Musi 2026 bukan sekadar penindakan hukum, melainkan langkah strategis untuk menekan angka kejahatan konvensional yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
“Operasi ini adalah komitmen kami untuk menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan. Tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan jalanan,” tegasnya.
Curanmor Masih Jadi Ancaman Serius
Kasus curanmor masih menjadi salah satu kejahatan konvensional dengan dampak ekonomi signifikan.
Kehilangan kendaraan bermotor bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas dan mobilitas korban.
Pengungkapan lima kasus sekaligus dalam satu rangkaian operasi menjadi sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum bertindak sistematis dan terukur. Keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Imbauan untuk Masyarakat
Melalui Operasi Pekat Musi 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan terpantau.
Apabila menemukan indikasi tindak pidana, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Keberhasilan penangkapan spesialis curanmor ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memberantas kejahatan jalanan.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan di tahun 2026.





