Korban Meninggal Dunia Akibat Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Lemabang Palembang Bertambah

by
Korban Meninggal Dunia Akibat Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Lemabang Palembang Bertambah
Korban Meninggal Dunia Akibat Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Lemabang Palembang Bertambah. Foto: edho/bayanaka.co

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Korban meninggal dunia akibat peristiwa ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram yang bocor di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Lemabang, Kelurahan 3 Ilir, Palembang bertambah.

Korban ketiga diketahui bernama Umming (52) yang dikabarkan meninggal dunia dalam perawatan intensif di RS Pelabuhan Boombaru Palembang, pada Minggu 1 Februari 2026 malam.

Sebelumnya, dua dari sembilan korban yang mengalami luka bakar serius dari insiden meninggal dunia dalam perawatan medis di RS Pelabuhan Boombaru Palembang.

Korban Dewi Rohayati (33) dan Murni (63) merupakan korban yang menderita luka bakar tingkat tinggi akibat insiden tersebut.

BACA JUGA:  ‎Ledakan Tabung Gas Elpiji di Lemabang Palembang Renggut Nyawa Pemilik Rumah dan ART 


Lurah 3 Ilir, Riki Yudha Mirangga SH MSi, menyebut jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka yang berada di Lorong Penambahan Jalan Ratu Sianum, 3 Ilir dan dalam proses persiapan pemakaman.

‎”Innalillahi wa innailaihi roji’un Umi, istri Hamdani meninggal dunia barusan, jadi ini yang ketiga dari korban yang meninggal dunia,” kata Riki.

‎Sebelumnya, ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram di kawasan Lemabang Palembang merenggut nyawa dua orang setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Diketahui, akibat ledakan tabung gas saat pemilik rumah menyiapkan sedekah ruwahan menjelang bulan Ramadan itu mengakibatkan 9 orang mengalami luka bakar serius, dua di antaranya balita.

BACA JUGA:  Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan, Leher Nyaris Putus

Korban yang meninggal dunia yakni Nyimas Dewi Rohayati (33) yang merupakan istri dari pemilik rumah Muhamad Asro atau disapa Bobby.

‎Korban Dewi meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif di RS Pelabuhan Boombaru Palembang, pada Sabtu 31 Januari 2026 malam.

‎Sedangkan, korban Sumarni (63) dikabarkan meninggal dunia pada Minggu 1 Februari 2026.

Korban Sumarni diketahui sebagai asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Di Hadapan Hakim, Aprizal Bongkar Kelemahan Tuntutan JPU dalam Sidang Tipikor

Meninggalnya 2 orang warga ini dibenarkan Lurah 3 Ilir, Riki Yudha Mirangga SH MSi.

Menurut Riki, korban mengalami luka bakar serius hingga mencapai 80 persen.

“Kami menyampaikan turut berduka. Benar sekali pemilik rumah atas nama Dewi meninggal dan saya juga mengikuti pengajiannya semalam,” kata Riki.

Dirinya menyebut saat ini untuk korban lain masih dalam perawatan intensif di RS Pelabuhan Boombaru Palembang.

BACA JUGA:  Tabung Gas Meledak Saat Siapkan Ruwahan, 9 Orang di Palembang Alami Luka Bakar, Ada Balita


‎”Korban dikebumikan di TPU Kandang Kawat Palembang,” tandas Riki.

‎Diberitakan sebelumnya, sebanyak sembilan orang dan dua di antaranya balita mengalami luka bakar saat terjadi ledakan yang diduga berasal dari tabung gas 12 kg yang bocor.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada Sabtu 30 Januari 2026.

‎Ledakan itu terjadi saat pemilik rumah sedang masak besar mempersiapkan sedekah ruwahan menyambut bulan Ramadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *