PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Sebanyak sembilan orang, dua di antaranya balita mengalami luka bakar saat terjadi ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji 12 kg yang bocor.
Peristiwa itu terjadi di Lorong Nepos, Jalan Ratu Sianum Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada Sabtu 30 Januari 2026.
Ledakan itu terjadi saat pemilik rumah sedang masak besar mempersiapkan sedekah ruwahan menyambut bulan Ramadan.
Dalam insiden tersebut 9 orang alami luka bakar serius dimana dua diantaranya korban merupakan balita.
Menurut Datim Ketua RW 06 Kelurahan 3 Ilir, berkata insiden itu diketahui setelah mendengar suara ledakan besar yang datang dari rumah warganya.
Setelah dia mencari sumber suara ledakan itu baru dia ketahui rumah yang terbakar itu milik Muhamad Asro atau Bobby seorang pedagang bumbu basah di Pasar 16 Ilir.
”Waktu saya datang kesini sudah banyak warga yang berkerumun membantu pemdamam untungnya dengan cepat api dapat padam,” jelas Datim.
Meski dengan cepat dipadamkan ledakan dari kebocoran tabung gas 12 kilo itu berhasil membakar sebagian besar perabotan yang ada di dalam rumah.
Terbukti, seluruh kaca pada jendela rumah korban pecah akibat ledakan yang terbilang sangat besar.
”Ada 9 orang yang jadi korban luka bakar salah satunya istri Bobby, dan diantaranya ada dua Balita juga yang alami luka bakar,” terang Datim.
Datim menyebut 3 korban yakni istri pemilik rumah bernama Dewi, tetangganya Umi, dan pembantunya bernama Muni alami luka bakar serius mencapai 80 persen.
Sementara 4 orang dewasa lainnya yang merupakan keluarga dari pembantu korban pemilik rumah dan dua balita alami luka bakar diatas 30 hingga 50 persen.
”Untuk tiga korban yang alami luka bakar sampai 80 persen tadi waktu dievakuasi sudah dak keciren lagi wajahnya, tapi karena dia bersuara baru tau siapa siapa yang jadi korban,” tambahnya.
Datim menyebut ke 9 korban dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Pelabuhan Boombaru Palembang.
Sementara, Kapolsek Ilir Timur 2 Kompol Muhamad Ismail membenarkan insiden tersebut, dia menjelaskan berdasarkan olah TKP dugaan sementara dipicu kebocoran gas.
”Terjadi akibat kebocoran dari tabung gas 12 kilo yang tersambar percikan api jadi ada 9 orang korban yang sekarang sudah dievakuasi,” kata Kapolsek.





