Jangan Sepelekan! Ini Batas Kadar Gula Normal yang Wajib Kamu Tahu

by
by
Petugas medis melakukan pengecekan kadar gula darah menggunakan alat glukometer sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko diabetes.
Petugas medis melakukan pengecekan kadar gula darah menggunakan alat glukometer sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko diabetes.

BAYANAKA.COKadar gula darah merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Banyak orang baru menyadari pentingnya kadar gula darah setelah mengalami gejala seperti sering haus, mudah lelah, atau sering buang air kecil.

Padahal, mengetahui batas kadar gula normal sejak dini dapat membantu mencegah berbagai penyakit serius, terutama diabetes melitus.

Secara umum, gula darah adalah kadar glukosa yang terdapat di dalam darah. Glukosa sendiri berasal dari makanan yang dikonsumsi dan menjadi sumber energi utama bagi tubuh.

BACA JUGA:  Cara Diet yang Benar: Turun Berat Badan Sehat Tanpa Menyiksa Diri

Namun, jika kadarnya terlalu tinggi atau terlalu rendah, kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan.

Batas Kadar Gula Darah Normal

Kadar gula darah normal berbeda tergantung pada waktu pemeriksaan. Berikut ini adalah standar umum yang sering digunakan oleh tenaga medis:

1. Gula darah puasa (GDP)

Pemeriksaan dilakukan setelah tidak makan selama 8–10 jam.

  • Normal: 70–99 mg/dL
  • Prediabetes: 100–125 mg/dL
  • Diabetes: ≥126 mg/dL
BACA JUGA:  BPJS Dinonaktifkan? 35 Lurah di Palembang Siap Bantu Proses Reaktivasi

2. Gula darah sewaktu (GDS)

Diukur kapan saja tanpa memperhatikan waktu makan.

  • Normal: <200 mg/dL
  • Diabetes: ≥200 mg/dL disertai gejala khas seperti sering haus dan buang air kecil.

3. Gula darah 2 jam setelah makan (GD2PP)

Diukur dua jam setelah makan.

  • Normal: <140 mg/dL
  • Prediabetes: 140–199 mg/dL
  • Diabetes: ≥200 mg/dL
BACA JUGA:  5 Makanan Malam Pemicu Gula Darah Tinggi, Nomor 3 Sering Dianggap Aman

Selain itu, pemeriksaan HbA1c juga sering digunakan untuk mengetahui rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan terakhir. Nilai normal HbA1c berada di bawah 5,7%, sementara angka ≥6,5% mengindikasikan diabetes.

Bahaya Kadar Gula Darah Tidak Normal

Kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti kerusakan ginjal, gangguan saraf, penyakit jantung, hingga gangguan penglihatan.

Sementara itu, kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia) juga berbahaya karena dapat menyebabkan pusing, gemetar, kehilangan kesadaran, bahkan koma.

BACA JUGA:  Tanpa Diet Ketat, Hindari 5 Makanan Ini Kalau Tak Mau Badan Cepat Gendut

Menurut para ahli kesehatan, diabetes sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan gula darah secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi orang dengan faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga diabetes, pola makan tinggi gula, serta kurang aktivitas fisik.

Cara Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, antara lain:

  1. Mengatur pola makan, dengan mengurangi konsumsi gula, karbohidrat sederhana, dan makanan tinggi lemak.
  2. Rutin berolahraga, minimal 30 menit per hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan.
  3. Menjaga berat badan ideal**, karena obesitas merupakan faktor utama risiko diabetes.
  4. Mengelola stres, karena stres dapat memengaruhi kadar gula darah.
  5. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin**, terutama bagi orang dewasa di atas 40 tahun atau yang memiliki faktor risiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *