Banyak korban tergiur karena minimnya informasi dan kurangnya verifikasi.
Padahal, bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi, seperti perusahaan penyalur tenaga kerja yang terdaftar dan memiliki izin pemerintah.
Para pelaku biasanya memanfaatkan media sosial atau jaringan perantara untuk merekrut korban. Setelah tiba di negara tujuan, korban sering mengalami eksploitasi, penahanan paspor, hingga ancaman.
Imbauan Gubernur kepada Masyarakat
Herman Deru mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah tergiur janji kerja di luar negeri tanpa prosedur resmi.
Ia meminta calon pekerja migran untuk memastikan legalitas perusahaan penyalur dan mengikuti tahapan sesuai aturan.
“Jangan mudah percaya. Pastikan melalui jalur resmi agar keselamatan dan hak-hak tenaga kerja terlindungi,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi target utama penipuan.
Sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai media agar masyarakat memahami risiko bekerja secara ilegal.
Peran Keluarga dan Lingkungan
Pemerintah juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mengawasi serta memberikan informasi yang benar kepada calon pekerja migran.
Dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar anggota keluarga tidak mengambil keputusan tergesa-gesa.
Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat atau instansi terkait.
Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Komitmen Perlindungan Warga Sumsel
Kasus ini menjadi momentum bagi Pemprov Sumsel untuk memperkuat perlindungan terhadap warganya di luar negeri.
Pemerintah akan meningkatkan kerja sama dengan instansi pusat, lembaga internasional, serta aparat penegak hukum untuk memberantas jaringan penipuan tenaga kerja.
Langkah tegas juga akan diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam perekrutan ilegal.
Pemerintah berharap, melalui upaya ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya prosedur resmi dalam bekerja di luar negeri.
Dengan respons cepat dan koordinasi lintas sektor, diharapkan seluruh korban segera kembali ke tanah air dalam kondisi aman.
Pemerintah Provinsi Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat dan mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.





