PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Baru lima hari menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Teddy Andrian langsung menunjukkan gebrakan nyata.
Dalam pertemuan silaturahmi bersama insan media di Graha Tirta Musi, Jumat (10/4/2026), ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan air bersih yang optimal bagi masyarakat Palembang.
Menurutnya, masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap kebijakan perusahaan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama di awal kepemimpinannya.
“Masyarakat Kota Palembang adalah segala-galanya. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk respons cepat terhadap setiap laporan,” tegas Teddy.
Langkah konkret yang langsung diambil adalah membuka sistem pengaduan selama 24 jam penuh.
Dengan sistem ini, setiap laporan gangguan distribusi air ditargetkan dapat diselesaikan pada hari yang sama.
Selain itu, petugas lapangan akan disiagakan untuk melakukan pemantauan dan penanganan secara berkala.
Target Layanan 100 Persen dan Distribusi Merata
Saat ini, cakupan layanan air bersih Perumda Tirta Musi baru mencapai sekitar 85 persen. Teddy menargetkan peningkatan signifikan hingga mencapai 100 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Hal ini menjadi tantangan besar, mengingat masih terdapat wilayah yang belum terjangkau layanan optimal.
Tak hanya soal cakupan, distribusi air 24 jam juga menjadi perhatian serius. Beberapa wilayah di Palembang masih mengalami keterbatasan distribusi yang belum stabil sepanjang hari.
Untuk mengatasi hal tersebut, peningkatan kapasitas produksi air menjadi salah satu strategi utama.
Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan.
Upaya ini juga sejalan dengan kebutuhan kota yang terus berkembang, baik dari sisi jumlah penduduk maupun aktivitas ekonomi.
Program 100 Hari Kerja: Fokus Investasi dan Digitalisasi
Dalam program 100 hari kerja, Teddy menargetkan percepatan kerja sama investasi guna memperkuat sistem produksi dan distribusi air bersih. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung target jangka panjang perusahaan.
Selain itu, Perumda Tirta Musi juga menargetkan penambahan 15 ribu sambungan baru pelanggan sepanjang tahun 2026.
Hingga saat ini, sekitar 2 ribu sambungan telah berhasil direalisasikan, menunjukkan progres awal yang cukup positif.
Transformasi digital juga menjadi bagian penting dari strategi perusahaan. Dalam waktu dekat, Tirta Musi akan meluncurkan aplikasi berbasis Playstore yang memuat standar operasional prosedur (SOP) secara transparan.





