Muchendi menjelaskan, pemerintah daerah juga telah bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada warga di empat kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, dan Air Sugihan.
Hingga 15 Januari 2026, Pemkab OKI telah menyalurkan 514 paket sembako, serta berbagai perlengkapan pengungsian.
Bantuan tersebut meliputi 30 unit tenda gulung, 30 paket family kit, 32 paket kids ware, 30 paket sandang anak, 30 paket sandang dewasa, 30 lembar selimut, 40 unit kasur, serta 80 paket makanan anak.
Tidak hanya fokus pada penanganan darurat, Bupati Muchendi juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian yang terdampak banjir. Pemkab OKI telah menyiapkan dan menyalurkan bantuan benih pertanian agar petani dapat segera kembali berproduksi pascabanjir.
“Kami memastikan seluruh bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Tidak hanya untuk kebutuhan darurat, tetapi juga untuk membantu petani agar segera bangkit dan kembali berproduksi,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan penanganan banjir di Kabupaten OKI dapat berjalan optimal, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.





