Diresmikan Bupati Banyuasin, Masjid Jamiul Khoirot Jadi Pusat Ibadah Baru Warga Rantau Bayur

by
Staf Ahli Bupati Banyuasin Dr. H. Salni Pajar, S.Ag, MH.i mewakili Bupati Banyuasin saat penandatanganan prasasti peresmian Masjid Jamiul Khoirot Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur, Jumat (16/1/2026).
Staf Ahli Bupati Banyuasin Dr. H. Salni Pajar, S.Ag, MH.i mewakili Bupati Banyuasin saat penandatanganan prasasti peresmian Masjid Jamiul Khoirot Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur, Jumat (16/1/2026). Foto: dok bayanaka.co

BANYUASIN, BAYANAKA.CO – Ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH, MH melalui Staf Ahli Bupati Banyuasin Bidang Infrastruktur Ekonomi dan Sumber Daya, Dr. H. Salni Pajar, S.Ag, MH.i, meresmikan Masjid Jamiul Khoirot Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Jumat (16/1/2026).

Peresmian Masjid Jamiul Khoirot tersebut dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah (KPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga Desa Rantau Bayur. Acara diisi dengan tausyiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustad Azwar Hamid.

Anggota DPRD Banyuasin Periode 2014–2019, Endang Sari, SE, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya Bupati Askolani, atas dukungan anggaran rehabilitasi Masjid Jamiul Khoirot.

BACA JUGA:  Kisah Haru Ratu Dewa di Peresmian Masjid Babussalam, Kenangan Saat Masih Staf Bikin Jamaah Tersentuh

Ia mengungkapkan, proses pembangunan masjid sempat mengalami kendala akibat berbagai faktor, seperti pandemi Covid-19 dan efisiensi anggaran daerah.

“Alhamdulillah, meskipun sudah beberapa kali terhambat, akhirnya pembangunan masjid ini bisa terlaksana. Walaupun belum 100 persen sempurna, namun sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beribadah,” ujar Endang Sari.

Ia menjelaskan, pembangunan masjid tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuasin melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Banyuasin saat dirinya masih menjabat sebagai wakil rakyat selama dua periode.

Endang Sari berharap ke depan Pemerintah Daerah kembali memberikan bantuan agar pembangunan Masjid Jamiul Khoirot dapat diselesaikan secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Gebrakan Banyuasin! Infrastruktur Pascapanen Modern Siap Tekan Harga Pangan dan Dongkrak Ekspor

“Mewakili masyarakat Desa Rantau Bayur, kami berharap ke depan masih ada bantuan lanjutan agar masjid ini bisa rampung 100 persen dan semakin nyaman digunakan sebagai sarana ibadah,” harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Banyuasin Dr. H. Salni Pajar, S.Ag, MH.i menyampaikan salam dan apresiasi dari Bupati Banyuasin kepada Endang Sari yang telah menyalurkan aspirasi masyarakat melalui Pokir DPRD untuk pembangunan masjid.

Ia menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat.

“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat pembinaan keimanan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak mulia,” ujarnya.

BACA JUGA:  LP3 Launching Gerakan Tumpang Sari Jagung di Banyuasin untuk Dorong Kesejahteraan Petani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *