BAYANAKA.CO – Suasana haru dan bangga menyelimuti aula pertemuan Hotel Amaris Palembang saat Kanwil Kemenag Sumsel menggelar puncak Anugerah Humas Award 2026, Kamis (12/2/2026).
Dalam momen prestisius tersebut, sebanyak 70 piagam penghargaan diserahkan kepada satuan kerja (Satker) berprestasi di lingkungan Kementerian Agama se-Sumatera Selatan.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Apresiasi Tinggi Komisi Informasi Sumsel
Kehadiran langsung Ketua Komisi Informasi Sumatera Selatan menambah bobot acara. Dalam sambutannya, Joemarthine Chandra memberikan apresiasi atas keberhasilan Kanwil Kemenag Sumsel mempertahankan predikat Badan Publik “Informatif”.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan standar tinggi yang patut menjadi contoh bagi seluruh badan publik lainnya.
“Capaian ini patut diapresiasi. Namun, kami berharap seluruh Satker Kankemenag Kabupaten/Kota hingga Madrasah dapat mengikuti jejak ini dan meraih predikat informatif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan informasi sebagai fondasi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.
Penghargaan untuk Garda Terdepan Informasi Publik
Anugerah Humas Award 2026 menjadi bentuk pengakuan resmi atas dedikasi para pengelola humas, operator media sosial, dan petugas PPID yang menjadi garda terdepan informasi di lingkungan Kementerian Agama.
Penghargaan diberikan kepada berbagai kategori, di antaranya:
- Pengelola Media Sosial Terbaik
- Kontributor Website Terbaik
- Pengelola Layanan WhatsApp Informasi
- PPID Kankemenag Kabupaten/Kota Berkinerja Unggul
- Achievement Award
Para penerima berasal dari berbagai unit, mulai dari Kankemenag Kabupaten/Kota, Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri, hingga Kantor Urusan Agama (KUA).
Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan simbol profesionalitas dan dedikasi.
“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas profesionalitas dan kerja keras dalam menjaga citra Kementerian Agama di mata publik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Motivasi untuk Terus Berinovasi
Selain menjadi ajang apresiasi, Anugerah Humas Award juga menjadi momentum evaluasi bagi seluruh Satker.
Syafitri berharap Satker yang telah meraih penghargaan dapat terus mempertahankan prestasi, sementara yang belum berhasil menjadikannya sebagai motivasi untuk berbenah.
“Jadikan ini peta jalan untuk terus memperbaiki kualitas publikasi dan pelayanan informasi,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Kemenag dalam memperkuat transparansi dan pelayanan publik berbasis digital.
Peluncuran AIOHUMAS 3.0, Era Baru Humas Berbasis AI
Menambah kemeriahan acara, Kanwil Kemenag Sumsel juga meluncurkan AIOHUMAS Versi 3.0.





