KARB menekankan bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa di Polsri harus berjalan profesional, transparan, serta sesuai UU Tipikor.
Koalisi Siap Mengawal Kasus
Dalam pernyataannya, KARB menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses hukum secara objektif. Koalisi ini terdiri dari beberapa elemen, termasuk Harimau Sumatera Bersatu, GRIB Jaya, Forum Cakar Sriwijaya, dan Koalisi Masyarakat Peduli Palembang.
“Pernyataan ini bukan vonis, tetapi dorongan untuk penegakan hukum yang objektif. Kami percaya lembaga negara akan bertindak adil dan tegas,” ujar salah satu perwakilan KARB di tengah aksi.
Situasi Memanas, Polsri Ajak Mediasi
Aksi sempat memanas ketika ratusan massa mencoba masuk ke dalam area kampus Polsri. Aparat keamanan kampus bersama perwakilan Polsri kemudian mengajak perwakilan massa untuk berdialog di ruang rapat.
Direktur Polsri, Ir. H. Irawan Rusnadi, M.T., yang hadir bersama jajaran pimpinan menyatakan bahwa pihaknya akan menanggapi tuntutan tersebut secara formal.
“Kami akan membahasnya secara internal dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami meminta waktu satu minggu untuk melakukan pembahasan,” ujarnya.
Aksi demonstrasi berjalan damai hingga massa membubarkan diri setelah mediasi berlangsung.(Yul)





