Pelaku diketahui hendak melarikan diri ke Yogyakarta menggunakan bus. Ia ditangkap di kawasan Pos Polisi Kecamatan Sri Gunung, Musi Banyuasin, saat sudah berada di dalam bus pada Kamis (26/2/2026).
Ditembak Karena Melawan
Saat akan diamankan, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Meski sempat berhasil diturunkan dari dalam bus, pelaku kembali mencoba melarikan diri.
Karena dinilai membahayakan petugas, polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki pelaku.
“Karena melawan dan membahayakan petugas, anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur,” tegas AKBP Jedi.
Setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Mapolrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Barang Bukti dan Pengembangan Kasus
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit mobil Avanza hitam yang digunakan dalam aksi penculikan, serta sejumlah uang tunai yang diduga sisa hasil kejahatan.
Saat ini, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus penculikan ASN di Palembang tersebut.
Aparat mengimbau pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.
Imbauan Kepada Masyarakat
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyamar sebagai sopir travel. Pastikan menggunakan jasa transportasi resmi dan terverifikasi.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah memberikan akses password ponsel maupun data perbankan kepada siapa pun, bahkan dalam kondisi tertekan.
Pengungkapan kasus penculikan ASN di Palembang ini menunjukkan kesigapan aparat dalam menindak tegas pelaku kriminal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.





