Innalillahi, Tokoh Masyarakat Sumsel H. KMS Abdul Halim Ali Tutup Usia di Usia 88 Tahun

by
Tokoh masyarakat Sumsel, H. KMS Abdul Halim Ali, wafat pada Kamis (22/1/2026) di usia 88 tahun.
Tokoh masyarakat Sumsel, H. KMS Abdul Halim Ali, wafat pada Kamis (22/1/2026) di usia 88 tahun.

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Innaalillaahi wainnaa ilaihii rooji’uun. Kabar duka menyelimuti Sumatera Selatan. Tokoh masyarakat sekaligus pengusaha ternama, H. KMS Abdul Halim Ali, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.25 WIB.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siti Fatimah Palembang dalam usia 88 tahun.

Kepergian H. Halim meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga masyarakat Sumatera Selatan yang mengenalnya sebagai sosok berpengaruh, dermawan, dan memiliki kontribusi besar dalam berbagai bidang.

Kabar wafatnya H. KMS Abdul Halim Ali sekaligus mengonfirmasi kondisi kesehatannya yang sebelumnya dilaporkan menurun drastis.

BACA JUGA:  Kabar Duka: Mantan Gubernur Alex Noerdin Wafat, Warisan Besar dan Fakta Terakhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

Bahkan, agenda persidangan yang dijalaninya di Pengadilan Negeri Palembang terpaksa ditunda pada Kamis pagi karena kondisi almarhum yang dinyatakan kritis oleh tim medis.

Semasa hidupnya, H. Halim dikenal sebagai figur sentral di Bumi Sriwijaya. Selain aktif sebagai pengusaha sukses, almarhum juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Kepeduliannya terhadap masyarakat kecil, kegiatan keagamaan, serta pembangunan sosial menjadikannya sosok yang dihormati lintas kalangan.

Banyak pihak mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan mudah bergaul. Tidak sedikit warga yang merasakan langsung bantuan dan perhatian almarhum, baik dalam bentuk dukungan moril maupun materil.

BACA JUGA:  15 Tahun Diperjuangkan, Seniman Palembang Turun ke Jalan Desak DPRD Sahkan Perda Kesenian

Kiprahnya dalam dunia usaha pun dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pihak keluarga melalui pernyataan singkat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas segala kesalahan almarhum semasa hidup. Keluarga juga memohon doa agar amal ibadah H. KMS Abdul Halim Ali diterima di sisi Allah SWT serta segala dosa-dosanya diampuni.

“Kami mohon dengan tulus agar masyarakat berkenan memaafkan segala khilaf almarhum dan mendoakan beliau agar husnul khatimah,” ujar perwakilan keluarga.

Sejak kabar wafatnya menyebar, kediaman almarhum di Jalan M ISA, Palembang, mulai dipadati pelayat. Tokoh masyarakat, rekan bisnis, hingga warga biasa datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

BACA JUGA:  Darurat Illegal Drilling Sumsel! 193 Tersangka Diproses, Sumur Meledak Jadi Bom Waktu

Suasana duka terasa menyelimuti rumah almarhum. Karangan bunga ucapan belasungkawa juga terlihat mulai berdatangan, menandakan besarnya penghormatan masyarakat terhadap sosok H. Halim.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum mengumumkan secara resmi jadwal dan lokasi pemakaman. Informasi terkait prosesi pemakaman rencananya akan disampaikan lebih lanjut setelah koordinasi internal keluarga selesai dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *