BAYANAKA.CO – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2025, pemerintah secara resmi melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipusatkan di Provinsi Banten.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi jagung di berbagai daerah.
Acara pembukaan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kehadiran kedua pejabat tinggi negara itu menandai dimulainya Gerakan Nasional Penanaman Jagung Serentak, yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, BUMN, dan masyarakat tani di seluruh Indonesia.
Partisipasi Muara Enim dan PT Bukit Asam
Di Kabupaten Muara Enim, kegiatan penanaman serentak ini diikuti oleh Polres Muara Enim, unsur Forkopimda, serta PT Bukit Asam (PTBA) melalui sambungan Zoom Meeting dari lokasi pusat acara.
Kegiatan lokal dipusatkan di Desa Tegal Rejo, RT 14, Kecamatan Lawang Kidul, dengan lahan yang digunakan merupakan milik PT Bukit Asam.
Dalam sambutannya, Sugandi, perwakilan manajemen PTBA, menyampaikan bahwa perusahaan sepenuhnya mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“PTBA berkomitmen menjadi bagian dari gerakan nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kami telah membuka lahan seluas tiga hektare dan menyalurkan bantuan bibit jagung kepada kelompok tani,” ujar Sugandi.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan PTBA dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sektor pertanian.
Sinergi Polri dan Masyarakat Tani
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSi menyampaikan bahwa Polres Muara Enim bersama masyarakat telah melaksanakan penanaman jagung serentak di lahan seluas 12,5 hektare yang tersebar di beberapa titik wilayah hukum Kabupaten Muara Enim.
“Kami berharap para kelompok tani semakin bersemangat mengelola lahan dan meningkatkan produktivitasnya. Ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program nasional ketahanan pangan,” ungkap Kapolres.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat melalui kolaborasi produktif di bidang pertanian.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Muara Enim melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polres Muara Enim atas inisiatifnya menjadi mitra aktif pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.





