BAYANAKA.CO – Membeli motor bekas memang menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibanding motor baru.
Namun, pembeli motor bekas harus lebih teliti, terutama soal angka odometer. Pasalnya, tidak sedikit motor bekas yang odometernya sudah direset agar terlihat masih rendah.
Banyak calon pembeli tergiur ketika melihat motor dengan kilometer rendah.
Padahal, angka tersebut belum tentu menunjukkan kondisi sebenarnya. Bahkan, motor dengan odometer digital pun bisa dimanipulasi.
Lalu, bagaimana ciri motor bekas yang odometer sudah direset? Berikut penjelasan lengkapnya.
Odometer Digital dan Analog Sama-Sama Bisa Direset
Pemilik bengkel spesialis panel instrumen digital, Ramet Speed, Yan Kardiyan atau yang akrab disapa Om Yan, mengatakan bahwa secara tampilan tidak ada perbedaan antara odometer asli dan yang sudah direset.
“Secara tampilan odometer memang tidak terlihat bedanya, tidak ada kode atau simbol khusus yang menandakan kalau odometer sudah direset,” jelas Om Yan.
Artinya, pembeli tidak bisa hanya mengandalkan tampilan speedometer saja. Perlu pemeriksaan menyeluruh pada kondisi motor.
1. Perhatikan Kondisi Ban Motor
Cara paling mudah adalah melihat kondisi ban. Motor dengan kilometer rendah biasanya masih menggunakan ban bawaan pabrik.
Ciri-cirinya:
- Kembang ban masih tebal
- Ban belum retak
- Ban belum aus
Jika odometer menunjukkan angka rendah tetapi ban sudah aus atau diganti, patut dicurigai odometer sudah direset.
Ban merupakan komponen yang paling cepat aus. Jadi, kondisi ban bisa menjadi indikator pemakaian motor.
2. Cek Kondisi Piringan Cakram
Selain ban, periksa juga piringan cakram.
Mekanik bengkel R59 Racing, Suryo atau Mas Yo, mengatakan kondisi cakram bisa menjadi petunjuk penting.
Motor dengan kilometer rendah biasanya memiliki:
- Piringan masih tebal
- Permukaan belum terlalu bergaris
- Bekas gesekan kampas rem masih minim
Sebaliknya, motor yang sudah sering dipakai akan memiliki:
- Piringan lebih tipis
- Banyak bekas gesekan
- Permukaan tidak mulus
Meski odometer direset, bekas pemakaian pada cakram tetap terlihat.
3. Perhatikan Kondisi Sokbreker
Sokbreker juga bisa menjadi indikator.
Motor dengan kilometer rendah biasanya:
- Sokbreker masih empuk
- Tidak bocor
- Tidak berkarat
Jika sokbreker sudah lemah atau bocor, kemungkinan motor sudah digunakan cukup lama.
Ini tidak sesuai jika odometer menunjukkan angka rendah.
4. Lihat Kondisi Footstep dan Handle
Bagian lain yang bisa diperiksa adalah footstep dan handle.





