Jangan Tertipu! Ini Ciri Motor Bekas Odometer Sudah Direset, Banyak Pembeli Tidak Sadar

by
by
Ilustrasi panel speedometer motor bekas.
Ilustrasi panel speedometer motor bekas.

BAYANAKA.CO – Membeli motor bekas memang menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibanding motor baru.

Namun, pembeli motor bekas harus lebih teliti, terutama soal angka odometer. Pasalnya, tidak sedikit motor bekas yang odometernya sudah direset agar terlihat masih rendah.

Banyak calon pembeli tergiur ketika melihat motor dengan kilometer rendah.

Padahal, angka tersebut belum tentu menunjukkan kondisi sebenarnya. Bahkan, motor dengan odometer digital pun bisa dimanipulasi.

BACA JUGA:  Harga Toyota Avanza 2013 Anjlok Jelang Lebaran, Mulai Rp100 Jutaan, Cocok untuk Mudik Keluarga

Lalu, bagaimana ciri motor bekas yang odometer sudah direset? Berikut penjelasan lengkapnya.

Odometer Digital dan Analog Sama-Sama Bisa Direset

Pemilik bengkel spesialis panel instrumen digital, Ramet Speed, Yan Kardiyan atau yang akrab disapa Om Yan, mengatakan bahwa secara tampilan tidak ada perbedaan antara odometer asli dan yang sudah direset.

“Secara tampilan odometer memang tidak terlihat bedanya, tidak ada kode atau simbol khusus yang menandakan kalau odometer sudah direset,” jelas Om Yan.

Artinya, pembeli tidak bisa hanya mengandalkan tampilan speedometer saja. Perlu pemeriksaan menyeluruh pada kondisi motor.

BACA JUGA:  Honda CB1000GT 2026 Meluncur! Moge Sport Tourer 1000cc dengan Fitur Touring Lengkap

1. Perhatikan Kondisi Ban Motor

Cara paling mudah adalah melihat kondisi ban. Motor dengan kilometer rendah biasanya masih menggunakan ban bawaan pabrik.

Ciri-cirinya:

  • Kembang ban masih tebal
  • Ban belum retak
  • Ban belum aus

Jika odometer menunjukkan angka rendah tetapi ban sudah aus atau diganti, patut dicurigai odometer sudah direset.

Ban merupakan komponen yang paling cepat aus. Jadi, kondisi ban bisa menjadi indikator pemakaian motor.

BACA JUGA:  Suzuki S-Presso Jadi Mobil Favorit Perempuan, Ini Alasan dan Pilihan Warnanya

2. Cek Kondisi Piringan Cakram

Selain ban, periksa juga piringan cakram.

Mekanik bengkel R59 Racing, Suryo atau Mas Yo, mengatakan kondisi cakram bisa menjadi petunjuk penting.

Motor dengan kilometer rendah biasanya memiliki:

  • Piringan masih tebal
  • Permukaan belum terlalu bergaris
  • Bekas gesekan kampas rem masih minim

Sebaliknya, motor yang sudah sering dipakai akan memiliki:

BACA JUGA:  Viral Oli Dicampur Minyak Goreng Bikin Mesin Awet, Pakar Migas Ungkap Risiko Besar yang Jarang Diketahui
  • Piringan lebih tipis
  • Banyak bekas gesekan
  • Permukaan tidak mulus

Meski odometer direset, bekas pemakaian pada cakram tetap terlihat.

3. Perhatikan Kondisi Sokbreker

Sokbreker juga bisa menjadi indikator.

Motor dengan kilometer rendah biasanya:

  • Sokbreker masih empuk
  • Tidak bocor
  • Tidak berkarat

Jika sokbreker sudah lemah atau bocor, kemungkinan motor sudah digunakan cukup lama.

BACA JUGA:  Rantai Motor Berisik? Ini 3 Penyebab dan Cara Mengatasinya Agar Tidak Putus di Jalan

Ini tidak sesuai jika odometer menunjukkan angka rendah.

4. Lihat Kondisi Footstep dan Handle

Bagian lain yang bisa diperiksa adalah footstep dan handle.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *