BAYANAKA.CO – Menjelang musim mudik Lebaran, banyak pemilik kendaraan pribadi mulai mempersiapkan mobil mereka agar tetap aman dan nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Salah satu perawatan penting yang sering disarankan oleh para teknisi otomotif adalah melakukan spooring dan balancing mobil sebelum mudik.
Perawatan ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kendaraan, meningkatkan kenyamanan berkendara, serta mencegah keausan ban yang tidak merata saat mobil digunakan menempuh perjalanan jauh.
Direktur bengkel GBT Laras Imbang, Maria Septiani Sumargo, menjelaskan bahwa spooring dan balancing sebaiknya dilakukan sebelum kendaraan dipakai untuk perjalanan jauh seperti mudik.
“Sebelum dipakai perjalanan jauh seperti mudik, spooring dan balancing sebaiknya dilakukan supaya posisi roda kembali lurus dan putaran ban tetap seimbang,” jelas Maria.
Dengan kondisi roda yang presisi, mobil akan lebih stabil ketika melaju di berbagai kondisi jalan, terutama saat menempuh perjalanan panjang yang membutuhkan konsentrasi dan keamanan maksimal.
Fungsi Spooring pada Mobil
Spooring merupakan proses penyelarasan kembali sudut roda mobil agar sesuai dengan spesifikasi pabrikan.
Seiring pemakaian kendaraan, posisi roda bisa berubah akibat jalan berlubang, benturan, atau kondisi jalan yang tidak rata.
Jika sudut roda tidak sejajar, pengemudi biasanya akan merasakan mobil cenderung menarik ke satu sisi ketika dikendarai.
Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
“Kalau sudut roda tidak presisi, mobil bisa terasa tidak stabil dan ban juga bisa aus tidak merata,” lanjut Maria.
Ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi, ketidaksejajaran roda dapat membuat kendaraan terasa sulit dikendalikan.
Oleh karena itu, spooring sangat penting untuk mengembalikan posisi roda agar kembali lurus dan stabil.
Selain itu, spooring juga membantu meningkatkan efisiensi penggunaan ban dan membuat mobil lebih mudah dikendalikan oleh pengemudi.
Peran Balancing untuk Kenyamanan Berkendara
Selain spooring, perawatan yang tidak kalah penting adalah balancing. Balancing dilakukan untuk memastikan distribusi berat roda tetap seimbang saat berputar.
Jika roda tidak seimbang, biasanya akan muncul getaran pada setir atau bodi mobil, terutama saat kendaraan melaju pada kecepatan tertentu.
Getaran tersebut dapat membuat perjalanan terasa tidak nyaman, bahkan dalam jangka panjang bisa memengaruhi komponen kaki-kaki kendaraan.
Dengan melakukan balancing, putaran roda akan kembali stabil sehingga mobil dapat melaju dengan lebih halus dan nyaman.





