BAYANAKA.CO – Rantai motor berisik sering membuat pemilik kendaraan panik. Apalagi jika motor tersebut merupakan kendaraan kesayangan yang digunakan setiap hari.
Banyak pengendara langsung berpikir rantai akan putus dan buru-buru menggantinya dengan yang baru.
Padahal, tidak semua bunyi pada rantai motor menandakan kerusakan parah.
Faktanya, suara berisik pada rantai motor sering kali disebabkan oleh masalah ringan yang bisa diatasi dengan mudah tanpa harus mengganti komponen.
Dengan mengetahui penyebabnya, kalian bisa menghemat biaya sekaligus menjaga performa motor tetap optimal.
Menurut Deny Dumadi Saputra, pemilik bengkel Beduls Motor Speed (BMS), salah satu penyebab utama rantai motor berisik adalah kurangnya pelumasan.
“Seperti kurang pelumasan atau jarang dikasih chain lube itu jadi penyebab rantai motor mendadak berisik,” jelasnya saat ditemui di bengkelnya di wilayah Tangerang Selatan.
Berikut tiga penyebab utama rantai motor berisik dan cara mengatasinya.
1. Kurang Pelumasan pada Rantai
enyebab paling umum rantai motor berisik adalah kurangnya pelumas. Chain lube berfungsi untuk mengurangi gesekan antara rantai dan gir.
Jika rantai kering, gesekan akan meningkat dan menimbulkan suara kasar.
Selain berisik, rantai yang kering juga lebih cepat aus. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memperpendek umur rantai dan gir.
Cara mengatasinya:
- Gunakan chain lube khusus motor secara rutin
- Bersihkan rantai sebelum melumasi
- Lakukan pelumasan setiap 500–1.000 km atau setelah kehujanan
Dengan pelumasan yang tepat, rantai akan bekerja lebih halus dan senyap.
2. Rantai Motor Terlalu Kendur
Rantai yang kendur juga bisa menjadi penyebab munculnya bunyi berisik. Saat rantai terlalu longgar, posisinya tidak stabil dan bisa menghantam bagian lain saat motor berjalan.
Hal ini tidak hanya menimbulkan suara, tetapi juga berbahaya jika dibiarkan terlalu lama.
“Lalu rantai yang kendur juga bisa memunculkan suara berisik jika dibiarkan terus menerus,” tambah Deny.
Cara mengatasinya:
- Setel kekencangan rantai sesuai standar pabrikan
- Jangan terlalu kencang atau terlalu kendur
- Cek kekencangan setiap servis rutin
Rantai dengan kekencangan yang tepat akan membuat motor lebih nyaman digunakan.
3. Rantai dan Gir Mulai Kotor
Kotoran seperti debu, pasir, dan lumpur bisa menempel pada rantai. Jika tidak dibersihkan, kotoran tersebut akan menimbulkan gesekan tambahan.
Akibatnya, rantai mengeluarkan suara berisik dan kinerjanya menurun.





