Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, pengawalan terhadap pelaksanaannya di daerah menjadi perhatian khusus.
Ratu Dewa menyebut bahwa pengawasan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Ia memastikan program tersebut dapat dilaporkan secara langsung dan akurat kepada pemerintah pusat jika diperlukan.
“Ini menjadi pengawalan khusus terhadap program bapak Presiden Prabowo dan bisa dilaporkan langsung nantinya,” tutupnya.
Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan 186 SPPG yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Setiap pengampuh diminta untuk memastikan kelengkapan administrasi, kualitas bahan makanan, standar dapur, serta prosedur distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
Pemkot Palembang ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi siswa.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, pendampingan sertifikasi, serta komitmen dari seluruh pihak, Program Makan Bergizi Gratis di Palembang diharapkan dapat menjadi percontohan pelaksanaan yang aman, tertib, dan bebas temuan.
Langkah tegas ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Palembang tidak ingin bermain-main dengan program yang menyangkut masa depan generasi muda.
Keamanan pangan, transparansi anggaran, dan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama demi keberhasilan program nasional tersebut.
Jika seluruh SPPG segera mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, maka kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis akan semakin kuat dan berkelanjutan.





