PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Dalam semangat menjaga toleransi antarumat beragama serta memastikan keamanan perayaan hari besar keagamaan, Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara langsung meninjau pelaksanaan misa malam Natal di dua gereja besar di Kota Palembang, Rabu (24/12/2025).
Dua lokasi yang dikunjungi yakni Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan Gereja Hati Kudus, yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah Natal bagi umat Kristiani.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir dalam rombongan tersebut Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Haryon dan Dandim 0418/Palembang Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran dan keamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal dengan aman dan nyaman.
Setibanya di lokasi, Wali Kota Ratu Dewa meninjau langsung situasi gereja, mulai dari kesiapan petugas keamanan, alur jamaah, hingga kondisi lalu lintas di sekitar area peribadahan. Ia juga menyempatkan diri berinteraksi dengan pengurus gereja serta aparat keamanan yang bertugas di lapangan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan ibadah yang berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Ia menegaskan bahwa perayaan hari besar keagamaan, termasuk Natal, harus dijaga agar berjalan damai dan penuh makna.
“Kita tadi telah melihat dua gereja yang melaksanakan peribadahan. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan tertib. Kami juga meninjau kesiapan pos lalu lintas dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Saya berharap proses peribadahan malam Natal ini aman, nyaman, dan penuh sukacita bagi umat Kristiani,” ujar Ratu Dewa.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana kondusif di tengah keberagaman Kota Palembang.
Menurutnya, toleransi dan saling menghormati antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Haryon menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menerapkan standar pengamanan ketat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah sterilisasi area gereja sebelum misa dimulai.
“Tadi sebelum misa dimulai, kami sudah meminta izin kepada romo untuk melakukan sterilisasi area gereja yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob. Ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur yang sudah menjadi tradisi kita, untuk memastikan tidak ada barang-barang yang membahayakan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak gereja yang telah kooperatif dalam proses pengamanan, serta kepada jajaran TNI yang turut bersinergi menjaga keamanan selama malam misa dan rangkaian perayaan Natal.





