Malam Tahun Baru 2026, Sirine Toren Palembang Siap Hidupkan Simbol Historis Kota

by
Sirine Toren Palembang Siap Hidupkan Sejarah, Jadi Peringatan Dini Bencana.
Sirine Toren Palembang Siap Hidupkan Sejarah, Jadi Peringatan Dini Bencana. Foto: instagram/pemkot palembang.

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana akan kembali mengaktifkan sirine yang berada di Kantor Wali Kota Palembang.

Aktifnya kembali sirine ini menandai kembalinya tradisi sekaligus alat peringatan modern.

Sirine bersejarah ini direncanakan mulai diaktifkan kembali pada Malam Tahun Baru, 31 Desember 2025.

Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa pengaktifan kembali sirine ini adalah upaya menghidupkan kembali simbol historis kota.

BACA JUGA:  Wali Kota Palembang Ratu Dewa Realisasikan Janji, THR dan TPG Guru Cair Rp47,9 Miliar

“Sirine ini memang sudah ada sejak lama dan memiliki sejarah unik, terkait erat dengan bangunan Kantor Wali Kota yang merupakan peninggalan Belanda, yaitu Gedung Toren atau Menara Air,” ujar Wako Dewa pada Sabtu (13/12/2025).

Dahulu, sambung dia,sirine ini punya peran vital. Yakni, sebagai penanda waktu istirahat dan pulang kerja. Pada saat Ramadan, berfungsi sebagai penanda waktu Imsak dan Berbuka.

“Ini menjadi simbol historis yang tidak terpisahkan dengan Kantor Wali Kota. Karena itu, akan kita aktifkan lagi,” tegasnya.

Di masa modern ini, sambung Dewa, fungsi sirine akan diperluas dan ditingkatkan, terutama sebagai sistem peringatan dini (Early Warning System) bencana alam.

BACA JUGA:  Pasar Bedug Palembang 2026 Resmi Dibuka, Simbol Kebangkitan Ekonomi Lokal Saat Ramadan

“Bukan itu saja, sirine ini juga bisa menjadi penanda bencana. Misalnya banjir, sehingga masyarakat waspada terhadap cuaca dan kondisi,” sambung Dewa.

Saat ini, Pemkot Palembang melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) sedang bekerja keras mempersiapkan pengaktifan sirine ini.

Kepala DPKP Kota Palembang, Kemas Haikal, memastikan bahwa tahap uji coba sedang dilakukan. “Sekarang kita masih uji coba. Insya Allah akan diaktifkan mulai malam tahun baru nanti,” ujarnya optimis.

Lebih lanjut, Haikal menyebutkan bahwa untuk menjamin efektivitas, Pemkot akan segera menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) khusus. Perwali ini akan mengatur secara detail pola bunyi sirine.

BACA JUGA:  Hadir di Rakor Nasional Ketupat 2026, Kapolda Sumsel: Siap Amankan Arus Mudik Idulfitri

“Mungkin akan ada perbedaan bunyi jika sirine sebagai tanda bahaya atau penanda waktu kerja,” tukasnya.

Kembalinya bunyi sirine ini, sambung Haikal, diharapkan tidak hanya mengembalikan memori kolektif warga Palembang, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan kota dalam menghadapi tantangan cuaca dan bencana di masa depan.(*/ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *