Resmi Ditutup! MTQ Kota Palembang 2026 Cetak Juara Baru, Kecamatan Sako Tampil Mengejutkan

by
by
Sekretaris Daerah Aprizal Hasyim secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Kota Palembang di Kambang Iwak, Sabtu (14/2/2026).
Sekretaris Daerah Aprizal Hasyim secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Kota Palembang di Kambang Iwak, Sabtu (14/2/2026).

PALEMBANG, BAYANAKA.COMusabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Kota Palembang resmi ditutup oleh Aprizal Hasyim di kawasan Kambang Iwak, Sabtu (14/2/2026).

Penutupan berlangsung khidmat dan semarak, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan keagamaan tahunan yang diikuti ratusan peserta dari seluruh kecamatan di Kota Palembang.

Acara penutupan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta para kafilah dari 18 kecamatan se-Kota Palembang. Suasana penuh haru dan kebanggaan terlihat saat pengumuman juara umum dibacakan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kecamatan Sako berhasil meraih Juara Umum I. Posisi Juara Umum II diraih Kecamatan Ilir Timur I, sementara Juara Umum III diraih Kecamatan Kemuning.

BACA JUGA:  Era Digital dan Regulasi Ketat, Gapensi Sumsel Gaspol Perkuat Kompetensi Anggota

Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan tilawah dan tahfiz Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelanjutan di masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, pembina, serta peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan MTQ Ke-XXXI.

Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian penting dari upaya strategis Pemerintah Kota Palembang dalam membangun karakter masyarakat yang religius, beriman, dan berakhlak mulia.

“MTQ merupakan sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aprizal.

BACA JUGA:  Proyek Penataan Kota Palembang 2026, Ratu Dewa Revisi DED Jembatan hingga Keramasan Park

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MTQ harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.

Aprizal juga menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan tilawah dan tahfiz di setiap kecamatan agar capaian MTQ tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi mampu melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing dan karakter kuat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Sodikin, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ Ke-XXXI diikuti sebanyak 584 kafilah dari 18 kecamatan di Kota Palembang.

Kegiatan berlangsung selama enam hari, sejak 9 hingga 14 Februari 2026, dengan mempertandingkan sejumlah cabang lomba, di antaranya Tilawah Anak dan Remaja, Tahfiz 1 Juz dan 5 Juz, serta Tartil Al-Qur’an putra dan putri.

BACA JUGA:  Pesan Penting Cik Ujang Saat Lantik Ketua PKB Sumsel, Soroti Masa Depan Politik 2029

Menurut Sodikin, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin besar terhadap kegiatan keagamaan, khususnya dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

“MTQ ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual generasi muda,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Camat Kemuning Amiruddin Sandy menyampaikan rasa syukur atas capaian Juara Umum III yang diraih kecamatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *