Koordinasi yang baik diharapkan mampu mempercepat proses penanganan jika terjadi gangguan, sekaligus menjaga keselamatan para petugas yang bekerja di lapangan.
Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unit kerja PLN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri.
Menurutnya, momen Ramadan dan Idul Fitri memiliki arti penting bagi masyarakat Indonesia. Aktivitas ibadah serta kebersamaan keluarga membutuhkan dukungan pasokan listrik yang stabil dan andal.
“Ramadan dan Idul Fitri adalah momen yang sangat berarti bagi masyarakat. PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal agar aktivitas ibadah dan kebersamaan keluarga dapat berjalan lancar. Kami memastikan seluruh unit siaga, termasuk di Muara Aman, bekerja secara preventif dan responsif,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, turut memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif yang dilakukan oleh ULP Muara Aman dalam menghadapi masa siaga nasional tersebut.
Menurutnya, kesiapan personel, peralatan, serta posko siaga menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama saat terjadi lonjakan kebutuhan listrik di masyarakat.
“Dukungan personel, posko siaga, serta kesiapan peralatan menjadi kunci dalam menjaga keandalan sistem. Kami terus memperkuat koordinasi agar setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat,” kata Teguh.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, PLN ULP Muara Aman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan listrik yang andal dan aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
PLN berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, hingga merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap gangguan kelistrikan.





