Strategi PKK Palembang Bangun Keluarga Tangguh Bencana, Ini Dampaknya untuk Masa Depan Anak

by
by
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, saat memberikan arahan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang, guna memperkuat program Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, saat memberikan arahan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang, guna memperkuat program Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana.

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan pentingnya penguatan fondasi keluarga sebagai kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang berlangsung di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang.

Program Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana menjadi salah satu prioritas dalam upaya membangun masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana.

Menurut Dewi Sastrani, keluarga memiliki peran strategis sebagai unit terkecil dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan.

BACA JUGA:  Ratu Dewa Gaspol Perbaiki 1.000 Rumah Warga Miskin Palembang

Keluarga sebagai Pilar Utama SDM Berkualitas

Dalam arahannya, Dewi Sastrani menekankan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam pembangunan bangsa.

Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, setiap keluarga dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan akhlak.

“Kita tidak bisa menampik kemajuan zaman. Oleh karena itu, kita harus membentuk keluarga yang harmonis, sehat, dan memiliki budi pekerti yang baik agar mampu menghadapi tantangan masa kini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan SDM tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi juga pada lingkungan keluarga yang kondusif dan berkualitas.

BACA JUGA:  Kementerian ESDM dan SKK Migas Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar

Monev PKK Jadi Instrumen Evaluasi Nyata

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan TP PKK Kota Palembang bukan sekadar rutinitas administratif.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk menilai efektivitas program yang telah dijalankan di tingkat kelurahan.

Melalui Monev, berbagai kendala yang dihadapi kader PKK di lapangan dapat diidentifikasi secara langsung. Dengan demikian, solusi yang dirumuskan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

“Program ini bukan hanya formalitas. Kita ingin melihat sejauh mana program berjalan, apa saja hambatan yang ada, dan bagaimana solusi terbaik agar target bisa tercapai,” jelas Dewi Sastrani.

BACA JUGA:  Aksi Sosial Ramadhan! PKK Palembang Turun ke TPA Sukawinatan, Warga Terima 50 Paket Sembako

Penguatan Peran Dasawisma di Tingkat Kelurahan

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah pengaktifan kembali kelompok Dasawisma di Kelurahan Sri Mulya.

Kelompok ini memiliki peran vital dalam mendukung keberhasilan program PKK, terutama dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Dengan aktifnya Dasawisma, implementasi program Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana di Kecamatan Sematang Borang dapat dipantau secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *