Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan produksi jagung di daerah.
Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain menjadi bahan pangan, jagung juga merupakan bahan baku utama industri pakan ternak yang permintaannya terus meningkat.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan ini. Dengan adanya penanaman jagung serentak seperti ini, kami berharap dapat meningkatkan produksi jagung di Kabupaten PALI serta memotivasi petani untuk terus mengembangkan komoditas pertanian unggulan,” ungkap Ahmad Jhoni.
Ia juga menambahkan bahwa Dinas Pertanian siap memberikan dukungan teknis melalui para penyuluh pertanian lapangan agar proses budidaya jagung dapat berjalan optimal hingga masa panen.
Dorong Kesejahteraan Petani
Selain meningkatkan produksi pangan, program Penanaman Jagung Serentak PALI 2026 juga diharapkan mampu mendorong kesejahteraan petani di daerah.
Dengan adanya pendampingan dari pemerintah daerah dan dukungan dari berbagai pihak, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian sekaligus memperluas pengembangan komoditas jagung.
Program ini juga menjadi bukti bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan.
Melalui kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Kabupaten PALI diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.





