PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Aksi tegas aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil besar.
Pemusnahan narkoba Palembang 2026 yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang menjadi bukti nyata komitmen dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkotika.
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, Kapolresta Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, serta Walikota Palembang Ratu Dewa, Selasa (24/02/2026).
Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol keberhasilan aparat dalam memutus rantai peredaran narkoba yang selama ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
66 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan dari Bahaya Narkoba
Kapolresta Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan bahwa jumlah narkoba yang dimusnahkan memiliki dampak sangat besar jika sampai beredar di masyarakat.
Menurutnya, satu gram sabu dapat digunakan oleh sekitar delapan orang.
Dengan jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dan dimusnahkan, maka diperkirakan setara dengan menyelamatkan sekitar 66 ribu jiwa dari jeratan narkoba.
Angka ini menunjukkan betapa masifnya potensi kerusakan yang bisa terjadi apabila narkoba tersebut berhasil beredar bebas.
Pemusnahan ini menjadi langkah penting dalam melindungi masyarakat Palembang, khususnya generasi muda, dari ancaman kecanduan narkotika yang dapat merusak masa depan.
Polisi Ungkap Modus Baru: Narkoba Cair dalam Vape
Selain sabu dan pil ekstasi, polisi juga mengungkap modus baru yang cukup mengkhawatirkan, yaitu penyelundupan narkoba cair yang disimpan dalam cartridge rokok elektrik atau vape.
Jenis narkoba cair ini merupakan turunan dari ganja cair dan diduga berasal dari Malaysia. Informasi yang beredar bahkan menyebutkan bahwa jenis tersebut dijual bebas di negara asalnya.
Modus ini dinilai sangat berbahaya karena sulit terdeteksi dan dapat dengan mudah disamarkan sebagai cairan rokok elektrik biasa.
Hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada terhadap penggunaan vape yang berpotensi disalahgunakan sebagai media konsumsi narkoba.
Apresiasi Walikota Palembang Ratu Dewa
Walikota Palembang Ratu Dewa memberikan apresiasi tinggi kepada Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang atas keberhasilan besar tersebut.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan prestasi luar biasa, terutama karena dampaknya yang sangat besar dalam menyelamatkan masyarakat.
“Setidaknya di awal tahun 2026, Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 66 ribu jiwa. Ini adalah pencapaian luar biasa,” ujar Ratu Dewa.
Sebagai bentuk penghargaan, Walikota Palembang secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang.





