Pemkot Palembang Sambangi Jakarta Smart City, Ini yang Dipelajari

by
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam dan jajaran Pemkot Palembang saat melakukan kunjungan kerja ke Jakarta Smart City (JSC) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/1/2026), guna mempelajari pengembangan layanan publik berbasis smart city.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam dan jajaran Pemkot Palembang saat melakukan kunjungan kerja ke Jakarta Smart City (JSC) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/1/2026), guna mempelajari pengembangan layanan publik berbasis smart city. Foto: dok bayanaka.co

JAKARTA, BAYANAKA.CO – Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan mewujudkan Palembang sebagai kota cerdas (smart city), Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam dan jajaran Pemerintah Kota Palembang melakukan kunjungan kerja ke Jakarta Smart City (JSC) yang berlokasi di Gedung Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Palembang untuk memperkuat arah kebijakan digitalisasi pelayanan publik.

Selain sebagai ajang studi pembelajaran, pertemuan ini juga membuka ruang kolaborasi antardaerah dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rombongan Pemkot Palembang disambut langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaludin. Dalam pemaparannya, Budi menjelaskan secara komprehensif strategi transformasi digital yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Jakarta Smart City.

BACA JUGA:  Ratu Dewa Sidak MPP Jakabaring, Layanan Publik Palembang Ditarget Lebih Cepat dan Efisien

Ia memaparkan pentingnya penguatan integrasi data antar organisasi perangkat daerah (OPD), pengembangan sistem informasi berbasis open data, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data atau data-driven policy.

Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar membangun aplikasi, tetapi membentuk ekosistem pelayanan publik yang responsif, transparan, dan partisipatif.

Salah satu sorotan utama dalam kunjungan ini adalah pengenalan aplikasi super Jakarta Kini (JAKI).

Aplikasi tersebut menjadi tulang punggung digitalisasi pelayanan publik di Jakarta karena mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari pelaporan warga, informasi lalu lintas, layanan kesehatan, perpajakan, hingga pengaduan masyarakat dalam satu platform.

BACA JUGA:  Program MBG, Subsidi Rumah hingga Bantuan Hukum Gratis! Laskar Prabowo 08 Sumsel Siap Kawal Kebijakan Pro Rakyat

Keberhasilan JAKI dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik membuat aplikasi ini meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Palembang yang tengah mengembangkan platform layanan digital terpadu.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta keterbukaan Pemprov DKI Jakarta dalam berbagi pengalaman. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar studi banding, melainkan langkah awal untuk menjalin kolaborasi konkret antardaerah.

“Kami melihat banyak praktik baik yang bisa diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan Kota Palembang. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Palembang sebagai kota berbasis smart city, dengan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, dan berbasis digital,” ujar Ratu Dewa.

Lebih lanjut, Ratu Dewa menekankan bahwa pembangunan sistem digital harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Ia menyebut Pemkot Palembang saat ini tengah mengembangkan sejumlah inisiatif, seperti sistem informasi pelayanan terpadu, dashboard monitoring pembangunan, serta aplikasi pelaporan masyarakat yang nantinya akan diintegrasikan dalam satu platform digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *