Kunjungan Komisi I DPR RI ke Kodam Sriwijaya: Bahas Ancaman Maritim dan Kesiapan TNI di Sumatera

by
by
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. menerima kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi I Utut Adianto di Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Senin (9/3/2026).
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. menerima kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi I Utut Adianto di Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Senin (9/3/2026).
BACA JUGA:  Ratu Dewa Buka Turnamen Padel Charity 2026, 42 Tim Bertanding untuk Misi Kemanusiaan

Mayjen TNI Ujang Darwis menambahkan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik keamanan yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan penanganan yang spesifik dan intensif.

Meski demikian, secara umum kondisi keamanan di wilayah Kodam II/Sriwijaya saat ini berada dalam situasi yang relatif aman dan terkendali.

“Kondisi ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah,” jelas Pangdam.

Komisi I DPR RI Soroti Penguatan Pertahanan Maritim

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa fokus utama kunjungan kerja kali ini adalah untuk memperkuat sistem pertahanan nasional, khususnya di wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar Indonesia.

BACA JUGA:  Palembang Darussalam Bersholawat, Ribuan Umat Padati Tugu Parameswara Bersama Habib Syech

Ia menilai bahwa kawasan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan negara, terutama terkait jalur pelayaran internasional.

Menurut Utut, pengawasan terhadap Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) harus menjadi perhatian serius mengingat jalur tersebut merupakan salah satu titik vital bagi aktivitas pelayaran global.

“Kita perlu memastikan kesiapan pertahanan, termasuk pengawasan terhadap potensi ancaman maritim yang mungkin muncul di wilayah strategis ini,” kata Utut Adianto.

Selain itu, Komisi I DPR RI juga menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi serta kesiapan personel dan alutsista TNI dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman di masa depan.

BACA JUGA:  Pendaftaran Ampera Tourism Run 2026 Dibuka, Target 5.000 Pelari! Ini Harga Tiket dan Jadwal Lengkapnya

TNI Harus Selalu Siap Meski dalam Kondisi Damai

Menutup rangkaian pertemuan tersebut, Komisi I DPR RI menekankan bahwa kesiapan tempur TNI harus tetap terjaga secara optimal meskipun situasi keamanan nasional berada dalam kondisi damai.

Menurut mereka, prinsip kesiapsiagaan merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas negara.

TNI diharapkan selalu berada dalam kondisi siap siaga untuk menghadapi berbagai potensi eskalasi konflik maupun ancaman keamanan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh kepada Komisi I DPR RI mengenai kondisi pertahanan di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.

BACA JUGA:  Wali Kota Palembang Resmi Buka Turnamen Bola Voli Walikota Cup 2025

Selain itu, hasil kunjungan ini juga diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi DPR RI dalam merumuskan kebijakan strategis terkait pembangunan kekuatan pertahanan nasional serta mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat yang dijalankan oleh Kodam II/Sriwijaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *