Viral Oli Dicampur Minyak Goreng Bikin Mesin Awet, Pakar Migas Ungkap Risiko Besar yang Jarang Diketahui

by
by
Oli Mesin Dicampur Minyak Goreng
Viral pengguna motor mencampur oli mesin dengan minyak goreng, pakar Lemigas ungkap risiko kerusakan mesin yang lebih cepat aus.
BACA JUGA:  Honda Super One Segera Meluncur di Indonesia? Harga Rp257 Juta, Diduga Pakai Nama Brio EV

Hydraulic Lash Adjuster (HLA) dan Tensioner hidrolik

Komponen tersebut membutuhkan oli dengan tekanan stabil.

Jika aliran terganggu, mesin bisa cepat rusak.

Sulit Mengalir Saat Mesin Dingin

Masalah lainnya muncul saat mesin dalam kondisi dingin.

Minyak goreng lebih sulit mengalir dibandingkan oli mesin.

Padahal saat start pertama, mesin sangat membutuhkan pelumasan cepat.

BACA JUGA:  Injektor Mobil Kotor Bikin BBM Boros? Begini Cara Hemat Bahan Bakar Tanpa Ganti Mesin!

Jika pelumasan terlambat, dampaknya:

  • Gesekan meningkat
  • Komponen cepat aus
  • Umur mesin lebih pendek

Lebih Mudah Rusak karena Panas

Pakar Lemigas juga menemukan bahwa minyak goreng lebih mudah rusak ketika terkena panas mesin.

Padahal oli mesin memiliki fungsi penting:

  • Melumasi
  • Mendinginkan mesin
  • Membersihkan kotoran
BACA JUGA:  Ini Dia Hal Sepele Penyebab Usia Pakai Filter Udara Motor Bekas Jadi Lebih Pendek

Minyak goreng tidak mampu menjalankan semua fungsi tersebut secara optimal.

Hasil Uji Laboratorium: Komponen Mesin Lebih Cepat Aus

Penelitian Lemigas menunjukkan fakta mengejutkan.

Minyak goreng justru membuat komponen mesin lebih cepat aus dibandingkan oli mesin.

Hal ini karena senyawa dalam minyak goreng dapat mempercepat keausan logam.

BACA JUGA:  Tips Ampuh Biar Aki Motor Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran, Cuma Perlu Lepas Bagian Ini!

Akibatnya, risiko yang bisa terjadi:

  • Mesin cepat rusak
  • Biaya servis lebih mahal
  • Mesin bisa turun performa

Dalam jangka panjang, kerugian jauh lebih besar dibanding penghematan oli.

Kenapa Ada yang Merasa Mesin Tetap Normal?

Beberapa pengguna mungkin merasa mesin tetap baik-baik saja.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran 2026! Harga Toyota Avanza Bekas 2008–2009 Matik Mulai Rp70 Jutaan, Cocok Buat Mudik

Hal ini bisa terjadi karena:

  • Efeknya tidak langsung terasa
  • Kerusakan terjadi perlahan
  • Mesin belum dipakai jangka panjang

Namun risiko tetap ada.

Kerusakan biasanya muncul setelah ribuan kilometer.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *