Hydraulic Lash Adjuster (HLA) dan Tensioner hidrolik
Komponen tersebut membutuhkan oli dengan tekanan stabil.
Jika aliran terganggu, mesin bisa cepat rusak.
Sulit Mengalir Saat Mesin Dingin
Masalah lainnya muncul saat mesin dalam kondisi dingin.
Minyak goreng lebih sulit mengalir dibandingkan oli mesin.
Padahal saat start pertama, mesin sangat membutuhkan pelumasan cepat.
Jika pelumasan terlambat, dampaknya:
- Gesekan meningkat
- Komponen cepat aus
- Umur mesin lebih pendek
Lebih Mudah Rusak karena Panas
Pakar Lemigas juga menemukan bahwa minyak goreng lebih mudah rusak ketika terkena panas mesin.
Padahal oli mesin memiliki fungsi penting:
- Melumasi
- Mendinginkan mesin
- Membersihkan kotoran
Minyak goreng tidak mampu menjalankan semua fungsi tersebut secara optimal.
Hasil Uji Laboratorium: Komponen Mesin Lebih Cepat Aus
Penelitian Lemigas menunjukkan fakta mengejutkan.
Minyak goreng justru membuat komponen mesin lebih cepat aus dibandingkan oli mesin.
Hal ini karena senyawa dalam minyak goreng dapat mempercepat keausan logam.
Akibatnya, risiko yang bisa terjadi:
- Mesin cepat rusak
- Biaya servis lebih mahal
- Mesin bisa turun performa
Dalam jangka panjang, kerugian jauh lebih besar dibanding penghematan oli.
Kenapa Ada yang Merasa Mesin Tetap Normal?
Beberapa pengguna mungkin merasa mesin tetap baik-baik saja.
Hal ini bisa terjadi karena:
- Efeknya tidak langsung terasa
- Kerusakan terjadi perlahan
- Mesin belum dipakai jangka panjang
Namun risiko tetap ada.
Kerusakan biasanya muncul setelah ribuan kilometer.





