Selain membahas strategi usaha, OJK juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara produktif.
Arifin mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial sebagai sarana edukasi maupun promosi usaha.
Menurutnya, media sosial dapat menjadi alat pemasaran yang sangat efektif apabila dimanfaatkan secara tepat.
Melalui konten yang kreatif dan informatif, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai produk yang ditawarkan.
“Media sosial jangan hanya digunakan untuk aktivitas yang tidak produktif. Gunakan untuk membuat konten edukasi atau mempromosikan usaha agar bisnis bisa berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan literasi seperti ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan UMKM, khususnya bagi perempuan.
Menurut Fitriana, literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.
Lebih dari itu, literasi juga mencakup pemahaman terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk literasi keuangan yang sangat penting dalam menjalankan usaha.
Ia menilai para ibu memiliki peran strategis dalam mengelola keuangan keluarga sekaligus mengembangkan usaha rumahan yang berpotensi menjadi sumber ekonomi baru.
Dengan meningkatkan literasi keuangan syariah, para pelaku usaha diharapkan mampu membuat keputusan finansial yang lebih bijak, mulai dari pengelolaan modal, investasi usaha, hingga pengembangan bisnis jangka panjang.
Program literasi yang digagas OJK ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sumatera Selatan.
Dengan semakin banyak pelaku usaha yang memahami prinsip-prinsip keuangan syariah, maka potensi pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai islami akan semakin besar.
Selain itu, peningkatan kapasitas wirausaha muslimah diyakini dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
Perempuan yang memiliki kemampuan mengelola usaha secara profesional tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan Sumsel Maju Berekonomi Syariah, OJK berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan syariah semakin meningkat.
Dengan pengetahuan yang lebih baik, para pelaku usaha dapat membangun bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.
Ke depan, program serupa diharapkan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat, khususnya wirausaha perempuan, yang mampu memanfaatkan peluang ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.






