OJK Bongkar Cara Hindari Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, Influencer Muda Sumsel Ikut Dilatih

by
by
Kegiatan Capacity Building Influencer Kepemudaan yang diselenggarakan OJK Provinsi Sumatera Selatan di Kantor OJK Sumsel, Senin (9/3/2026)
Kegiatan Capacity Building Influencer Kepemudaan yang diselenggarakan OJK Provinsi Sumatera Selatan di Kantor OJK Sumsel, Senin (9/3/2026)

Fadhilah menekankan bahwa literasi keuangan yang baik sangat penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Waspada! Penipuan Online Makin Marak, OJK dan Pemkab OKI Gelar Edukasi Anti-Scam

Dengan pemahaman yang cukup, masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Selain materi edukasi keuangan, para peserta juga dibekali kemampuan komunikasi melalui sesi Personal Branding dan Public Speaking yang disampaikan oleh Coach Firza Rizky.

Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para influencer kepemudaan dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat secara efektif.

Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan bagaimana membangun citra diri yang positif di media sosial, teknik komunikasi yang persuasif, serta cara menyampaikan pesan edukatif yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.

BACA JUGA:  Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini! 1 Gram di Pegadaian Rp3,1 Juta, Cek Daftar Lengkapnya

Dengan kemampuan komunikasi yang baik, para influencer diharapkan mampu menyampaikan edukasi keuangan dengan cara yang menarik dan relevan bagi generasi muda, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

OJK Provinsi Sumatera Selatan berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga memiliki peran nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Para peserta diharapkan dapat menjadi mitra strategis OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan di berbagai komunitas.

Melalui kolaborasi dengan komunitas kepemudaan, OJK optimistis upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dapat berjalan lebih efektif.

BACA JUGA:  OJK dan Pemprov Sumsel Luncurkan Strategi Besar TPAKD 2026, Peluang Kredit UMKM dan Ekonomi Syariah Makin Terbuka

Generasi muda yang memiliki pengaruh di media sosial dapat menjadi jembatan antara lembaga keuangan dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat.

Ke depan, OJK juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pemuda, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat.

Langkah ini dilakukan guna mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cerdas secara finansial, bijak dalam mengelola keuangan, serta terlindungi dari berbagai risiko kejahatan di sektor jasa keuangan.

Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan masyarakat Sumatera Selatan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara tepat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *