Fadhilah menekankan bahwa literasi keuangan yang baik sangat penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan pemahaman yang cukup, masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Selain materi edukasi keuangan, para peserta juga dibekali kemampuan komunikasi melalui sesi Personal Branding dan Public Speaking yang disampaikan oleh Coach Firza Rizky.
Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para influencer kepemudaan dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat secara efektif.
Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan bagaimana membangun citra diri yang positif di media sosial, teknik komunikasi yang persuasif, serta cara menyampaikan pesan edukatif yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Dengan kemampuan komunikasi yang baik, para influencer diharapkan mampu menyampaikan edukasi keuangan dengan cara yang menarik dan relevan bagi generasi muda, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.
OJK Provinsi Sumatera Selatan berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga memiliki peran nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Para peserta diharapkan dapat menjadi mitra strategis OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan di berbagai komunitas.
Melalui kolaborasi dengan komunitas kepemudaan, OJK optimistis upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dapat berjalan lebih efektif.
Generasi muda yang memiliki pengaruh di media sosial dapat menjadi jembatan antara lembaga keuangan dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat.
Ke depan, OJK juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pemuda, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat.
Langkah ini dilakukan guna mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cerdas secara finansial, bijak dalam mengelola keuangan, serta terlindungi dari berbagai risiko kejahatan di sektor jasa keuangan.
Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan masyarakat Sumatera Selatan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara tepat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.






