Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi oleh anggota DPD RI Hj. dr. Ratu Tenny Leriva, MM, Bupati Banyuasin Askolani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumatera Selatan.
Herman Deru juga menyoroti peran strategis Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan.
Ia menyebutkan bahwa Banyuasin merupakan daerah penghasil beras terbesar di Sumsel, sehingga keberadaan akses jalan yang memadai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen.
“Jalan Sri Menanti ini sangat membantu akses petani, mulai dari membawa sarana produksi hingga mendistribusikan hasil panen beras. Dengan akses yang baik, biaya angkut bisa ditekan dan kesejahteraan petani meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa peningkatan ruas Jalan Tanjung Api-Api–Sri Menanti memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah. Jalan ini menjadi akses penting menuju kawasan industri dan pelabuhan, sekaligus menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan secara keseluruhan.
Usai meninjau peningkatan jalan tersebut, Gubernur Herman Deru melanjutkan agenda kunjungan kerjanya menuju lokasi pabrik PT Green Power Palembang.
Di lokasi tersebut, ia menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan pabrik bahan baku Bioavtur di Kabupaten Banyuasin, sebagai bagian dari upaya mendorong investasi dan pengembangan energi terbarukan di Sumsel.





