Menurutnya, program ini tidak sekadar memberikan sambungan listrik baru, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses energi yang aman dan sesuai standar yang berlaku.
“Program BPBL ini bukan hanya pemasangan listrik baru, tetapi memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang aman, legal, dan sesuai standar. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terlebih menjelang Ramadan,” ujar Kevin.
Secara terpisah, Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menegaskan bahwa program BPBL merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan sektor energi di daerah.
Ia menyebutkan bahwa akses listrik yang merata dapat membuka peluang peningkatan produktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Melalui BPBL, PLN menghadirkan pemerataan akses listrik sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” kata Teguh.
PLN Komitmen Melistriki Hingga Pelosok
General Manager PLN UID S2JB menegaskan bahwa penyalaan listrik bagi masyarakat kurang mampu memiliki makna yang sangat penting, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadan.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, PLN ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman melalui layanan listrik yang andal.
PLN juga terus berkomitmen untuk melistriki hingga ke daerah pelosok sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati energi listrik.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional dan memastikan akses energi yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Warga Bersyukur Rumah Kini Terang
Salah satu penerima manfaat program BPBL, Sunania, mengaku sangat bersyukur karena rumahnya kini memiliki sambungan listrik sendiri.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya keluarganya harus bergantung pada sumber listrik terbatas. Kini, anak-anaknya dapat belajar dengan lebih nyaman, terutama pada malam hari.
“Kami sangat bersyukur. Sekarang rumah kami sudah punya listrik sendiri. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, dan kami bisa beribadah dengan tenang. Terima kasih kepada pemerintah dan PLN,” tuturnya.
Dengan terealisasinya program **Bantuan Pasang Baru Listrik BPBL 2026 di Kabupaten Kepahiang**, PLN optimistis pemerataan akses listrik di Provinsi Bengkulu akan terus meningkat.
Ke depan, PLN UID S2JB berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan.





