Menutup sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya mengingatkan seluruh peserta untuk tidak ragu berkoordinasi dengan tim pendamping dari Keuangan Kodam (Kudam) apabila menemui kendala teknis, baik yang berkaitan dengan aplikasi SAKTI maupun kelengkapan dokumen sumber.
Ditegaskan pula bahwa seluruh proses rekonsiliasi harus dilakukan secara jujur, transparan, dan profesional tanpa ada data yang ditutupi atau direkayasa.
Melalui kegiatan rekonsiliasi intern wilayah ini, Kodam II/Sriwijaya berharap penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan tepat waktu, akurat, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap profesionalisme institusi TNI AD dalam mengelola keuangan negara.





