Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi Sumatera Selatan tetap kondusif.
Dengan demikian, keberhasilan pengamanan Jumat Agung 2026 semakin memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai wilayah zero conflict yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebinekaan.
Ke depan, Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan akan terus dilanjutkan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat.





