BAYANAKA.CO – Kehadiran Hyundai Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X menjadi babak baru bagi lini MPV Hyundai di Indonesia.
Kedua model ini kini resmi dipasarkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sebagai generasi terbaru yang menawarkan desain modern, fitur lebih lengkap, serta peningkatan kenyamanan bagi konsumen keluarga Indonesia.
Namun menariknya, di tengah peluncuran model terbaru tersebut, Hyundai Indonesia ternyata masih menjual Hyundai Stargazer dan Stargazer X generasi sebelumnya.
Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan konsumen dan pecinta otomotif, mengingat biasanya produsen akan langsung menggantikan model lama dengan versi terbaru.
Alasan Hyundai Masih Menjual Stargazer Lama
Chief Sales Officer HMID, Nina Violenty, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil karena masih adanya permintaan dari konsumen terhadap model sebelumnya.
“Masih ada customer yang cari model lama, kami pun juga masih bisa tawarkan karena kami masih ada beberapa unit Stargazer dan Stargazer X,” jelas Nina belum lama ini.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa model lama masih memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi konsumen yang mempertimbangkan faktor harga dan kebutuhan fungsional tanpa harus memilih model terbaru.
Selain itu, keberadaan model lama juga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen di berbagai segmen pasar.
Fokus Hyundai Akan Beralih ke Stargazer Cartenz Series
Meski demikian, Hyundai menegaskan bahwa fokus utama perusahaan ke depan adalah pada seri terbaru, yakni Stargazer Cartenz.
“Nanti kami akan fokus ke satu model terbaru, Cartenz series,” tegas Nina.
Hal ini menandakan bahwa Stargazer Cartenz akan menjadi tulang punggung Hyundai di segmen MPV Indonesia.
Dengan desain yang lebih futuristik, teknologi lebih canggih, serta peningkatan fitur keselamatan, Cartenz series diharapkan mampu bersaing lebih kuat dengan rival di kelasnya seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, dan Suzuki Ertiga.
Model Lama Jadi Alternatif Lebih Terjangkau
Sementara itu, Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menambahkan bahwa strategi mempertahankan model lama juga bertujuan untuk menjangkau konsumen dengan anggaran terbatas.
“Kami masih memperhitungkan ada customer yang butuh mobil dengan harga lebih terjangkau,” ungkap Fransiscus.
Strategi ini sangat masuk akal, mengingat harga menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian mobil di Indonesia.
Dengan tetap menawarkan Stargazer generasi sebelumnya, Hyundai dapat menjangkau segmen entry-level yang ingin memiliki MPV modern dengan harga lebih kompetitif.





