Heboh Tudingan Pungutan Sekolah, FK-S4 Sumsel Akhirnya Buka Suara dan Beri Klarifikasi Tegas

by
by
Perwakilan Forum Komite SMA & SMK Sumatera Selatan saat menyampaikan klarifikasi kepada media terkait polemik pembentukan forum, Sabtu (14/2/2026).
Perwakilan Forum Komite SMA & SMK Sumatera Selatan saat menyampaikan klarifikasi kepada media terkait polemik pembentukan forum, Sabtu (14/2/2026).
BACA JUGA:  Safari Subuh Polda Sumsel, Wujud Nyata Pelayanan dan Perlindungan Masyarakat

Tegaskan Tujuan Sesuai Regulasi

Ruben menegaskan, tujuan utama pembentukan FK-S4 adalah memberikan pencerahan, pendampingan, monitoring, dan pengawasan terhadap kebijakan komite sekolah agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Forum ini diharapkan dapat membantu komite sekolah menjalankan tugasnya tanpa melanggar aturan, khususnya terkait pendanaan pendidikan dan peran komite sekolah.

“Agar semua kebijakan dan program komite tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah maupun peraturan daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA:  Pesan Mengejutkan Herman Deru untuk Pelajar Sumsel Jelang Lebaran 2026, Singgung Kunci Sukses Masa Depan

Hormati Kritik, Tolak Tuduhan Tanpa Bukti

FK-S4, kata Ruben, tetap menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat, termasuk kritik terhadap organisasi.

Namun, ia menegaskan kritik seharusnya disampaikan berdasarkan data dan fakta, bukan asumsi yang berpotensi menyesatkan publik.

“Kami menghormati hak berpendapat, tetapi jika pernyataan tersebut tanpa data dan fakta, maka kami juga akan menggunakan hak konstitusional kami,” ujarnya.

Harap Polemik Segera Berakhir

Melalui klarifikasi ini, FK-S4 berharap polemik yang berkembang di masyarakat dapat segera berakhir dan tidak lagi menimbulkan persepsi keliru.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pelindungan Konsumen dan Cegah Aktivitas Keuangan Ilegal, OJK Sumsel Perkuat Kolaborasi Satgas PASTI

Forum tersebut menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah yang mendukung transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan komite sekolah.

“Klarifikasi ini kami sampaikan agar tidak ada lagi polemik dan menjadi pertimbangan bagi pihak-pihak yang berkompeten,” tutup Ruben.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *