Waspada Penipuan Digital! Bank Sumsel Babel Ingatkan Nasabah Jangan Klik Link dan File APK Mencurigakan

by
by
Bank Sumsel Babel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital, seperti file APK palsu, tautan jebakan, hingga panggilan telepon yang mengatasnamakan instansi tertentu demi mencuri data pribadi nasabah.
Bank Sumsel Babel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital, seperti file APK palsu, tautan jebakan, hingga panggilan telepon yang mengatasnamakan instansi tertentu demi mencuri data pribadi nasabah.

BAYANAKA.CO – Seiring meningkatnya penggunaan layanan digital dalam aktivitas perbankan, berbagai modus penipuan digital juga semakin berkembang dan canggih.

Kondisi ini membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi keuangan secara online.

Melihat tren tersebut, Bank Sumsel Babel mengimbau seluruh nasabah agar lebih berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang berpotensi merugikan masyarakat.

Penipuan ini biasanya memanfaatkan kelengahan pengguna untuk memperoleh data pribadi secara ilegal.

BACA JUGA:  Bank Sumsel Babel Bagikan Dividen Rp302,9 Miliar, Bukti Kinerja Keuangan Solid Tahun 2025

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah modus penipuan digital semakin sering ditemukan. Salah satunya adalah penyebaran file aplikasi palsu dengan format .APK yang dikirim melalui pesan singkat, email, atau aplikasi percakapan.

Selain itu, terdapat juga modus tautan atau link jebakan yang mengarahkan korban ke halaman palsu yang menyerupai situs resmi instansi atau bank.

Jika korban memasukkan data pribadi seperti nomor rekening, PIN, atau kode OTP, maka informasi tersebut dapat disalahgunakan oleh pelaku kejahatan.

Tidak hanya itu, penipu juga kerap menggunakan metode panggilan telepon yang mengaku berasal dari instansi tertentu.

BACA JUGA:  OJK Bongkar Cara Hindari Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, Influencer Muda Sumsel Ikut Dilatih

Dalam modus ini, pelaku biasanya mencoba meyakinkan korban dengan berbagai alasan, seperti pembaruan data, verifikasi rekening, hingga pemberitahuan hadiah.

Modus Penipuan yang Sering Terjadi

Beberapa modus penipuan digital yang belakangan ini banyak ditemukan antara lain:

1. File APK undangan pernikahan digital

Pelaku mengirim file undangan pernikahan dalam bentuk aplikasi yang harus diinstal oleh korban. Padahal, file tersebut sebenarnya berisi malware yang dapat mencuri data.

2. Tagihan pajak atau dokumen SPT palsu

Korban menerima file atau link yang seolah-olah merupakan dokumen pajak resmi.

BACA JUGA:  Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemda PALI dan Instansi Vertikal Siapkan Bibit Jagung Unggul

3. Pembaruan data Dukcapil atau KTP

Penipu mengirim pesan yang meminta korban memperbarui data kependudukan melalui tautan tertentu.

4. Link hadiah atau promo palsu

Korban diarahkan untuk mengisi data pribadi dengan iming-iming hadiah.

Jika korban mengunduh aplikasi atau mengisi data di halaman palsu tersebut, maka informasi pribadi dapat langsung dicuri oleh pelaku.

BACA JUGA:  Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi Pembiayaan Perumahan melalui Kerja Sama Strategis dengan SMF

Tips Aman dari Bank Sumsel Babel

Untuk menghindari risiko penipuan digital bank, Bank Sumsel Babel mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan langkah-langkah keamanan saat melakukan transaksi digital.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

Fitur ini dapat meningkatkan keamanan akun karena membutuhkan verifikasi tambahan saat login atau melakukan transaksi.

2. Blokir nomor mencurigakan

Jika menerima panggilan atau pesan dari nomor yang tidak dikenal dan mencurigakan, segera blokir nomor tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *