Kurniawan menilai, produk kerupuk dan kemplang asal Palembang memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional.
Dengan kualitas rasa dan bahan baku yang khas, produk tersebut diyakini mampu menjadi ikon kuliner Palembang selain pempek.
“Tujuan kami ingin memperkenalkan produk Palembang agar mendunia, tidak hanya pempek. Alhamdulillah selama ini tidak dipersulit oleh pemerintah, bahkan kami sudah melakukan ekspor,” ungkapnya.
Ia pun berharap ke depan ada dukungan lebih lanjut dari Pemkot Palembang, terutama dalam bentuk bantuan peralatan dan teknologi produksi yang lebih modern.
Menurutnya, penggunaan teknologi yang lebih canggih akan meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas produk UMKM kemplang agar semakin kompetitif di pasar global.
“Kalau bisa dibantu dengan alat dan teknologi yang lebih canggih, kami yakin bisa lebih hebat lagi dan mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya.





